Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Solusi Bangun Indonesia Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Solusi Bangun Indonesia Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Solusi Bangun Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp775 (kapitalisasi pasar 6,99 T), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp99 (kapitalisasi pasar 1,55 T, volume 24 jam 181,17 jt). Perbedaan utamanya: Solusi Bangun Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SMCBSQMI
Kapitalisasi Pasar
6,99 T1,55 T
Volume
181,17 jt
Lot
1,81 jt
Perputaran
17,89 M
Harga Rata-rata
98,73
Nilai Transaksi
17,89 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
99
Volume Ekuilibrium Indikatif
37,95 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SMCB
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Solusi Bangun Indonesia Tbk.

PT Holcim Indonesia Tbk (the Company) was originally a joint venture between a subsidiary of Kaiser Cement and Gypsum Corp. and PT Semen Gresik. Founded in 1971, the company owns a factory in Narogong, West Java, with an annual capacity of 3 million tons. The Company changed its foreign capital investment status (PMA) to domestic capital investment (PMDN) based on the approval from Chairman of Capital Investment Coordinating Board No. 17/V/1988 dated November 19, 1988. Effective January 1, 2006, the Company changed its name from PT Semen Cibinong Tbk. to PT Holcim Indonesia Tbk.

Selengkapnya di halaman SMCB

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI