Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB) vs Suryamas Dutamakmur Tbk. (SMDM)

Solusi Bangun Indonesia Tbk.Trading
Suryamas Dutamakmur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Solusi Bangun Indonesia Tbk. dan Suryamas Dutamakmur Tbk.: Solusi Bangun Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp775 (kapitalisasi pasar 6,99 T), sedangkan Suryamas Dutamakmur Tbk. diperdagangkan di Rp550 (kapitalisasi pasar 2,62 T, volume 24 jam 50,2 rb). Perbedaan utamanya: Solusi Bangun Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Suryamas Dutamakmur Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

SMCBSMDM
Kapitalisasi Pasar
6,99 T2,62 T
Volume
50,2 rb
Lot
502
Perputaran
26,74 jt
Harga Rata-rata
532,67
Nilai Transaksi
26,74 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
550
Volume Ekuilibrium Indikatif
2

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SMCB
Lihat detail
SMDM
Lihat detail

Tentang Solusi Bangun Indonesia Tbk.

PT Holcim Indonesia Tbk (the Company) was originally a joint venture between a subsidiary of Kaiser Cement and Gypsum Corp. and PT Semen Gresik. Founded in 1971, the company owns a factory in Narogong, West Java, with an annual capacity of 3 million tons. The Company changed its foreign capital investment status (PMA) to domestic capital investment (PMDN) based on the approval from Chairman of Capital Investment Coordinating Board No. 17/V/1988 dated November 19, 1988. Effective January 1, 2006, the Company changed its name from PT Semen Cibinong Tbk. to PT Holcim Indonesia Tbk.

Selengkapnya di halaman SMCB

Tentang Suryamas Dutamakmur Tbk.

PT Suryamas Dutamakmur Tbk (the Company) was established based on notarial Deed No. 322, dated September 21, 1989 of Benny Kristianto, S.H., notary in Jakarta. PT. Suryamas Dutamakmur has a specific aim to participate in meeting the growing demand for quality residential development in the Greater Jakarta area.

Selengkapnya di halaman SMDM