Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Global X SuperDividend ETF (SDIV) vs Wheaton Precious Metals Corp (WPM)

Global X SuperDividend ETFTrading
Wheaton Precious Metals CorpTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Global X SuperDividend ETF dan Wheaton Precious Metals Corp: Global X SuperDividend ETF diperdagangkan di $23,96 (kapitalisasi pasar $1,17B), sedangkan Wheaton Precious Metals Corp diperdagangkan di $138,65 (kapitalisasi pasar $61,17B). Perbedaan utamanya: Wheaton Precious Metals Corp jauh lebih besar — sekitar 52,3× kapitalisasi pasar Global X SuperDividend ETF, dan Wheaton Precious Metals Corp membagikan dividen 0,58%, sedangkan Global X SuperDividend ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Global X SuperDividend ETF selama 47 Hari dan Wheaton Precious Metals Corp selama 66 Hari.

SDIVWPM
Kapitalisasi Pasar
$1,17B$61,17B
Volume
387.6921.092.361
Sektor
Broad Market / FactorBasic Materials
Tertinggi 52 Minggu
$26,34$165,72
Terendah 52 Minggu
$22,90$94,37
Rata-rata Waktu Simpan
47 Hari66 Hari
Nilai Perusahaan
—$63,05B
Imbal Hasil Dividen
—0,58%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Global X SuperDividend ETF

SDIV, ETF dividen global yang terdaftar di AS, diperdagangkan pada $23.96 dengan kenaikan 1.61% dalam 24 jam. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual, sementara osilator netral. ETF ini membayar dividen bulanan $0.18 namun menghadapi sorotan media atas penurunan nilai pokok yang signifikan seiring dengan hasil tinggi yang ditawarkan.

Outlook SDIV diwarnai oleh hasil dividen yang menarik di atas 8%, namun risiko erosi modal tetap tinggi berdasarkan kinerja historis. Investor perlu mempertimbangkan trade-off antara pendapatan rutin dan potensi penurunan nilai aset, dengan perhatian pada seleksi kualitas underlying holdings yang kurang ketat.

Wheaton Precious Metals Corp

WPM diperdagangkan di $138,65, naik 3,71% dalam 24 jam. Secara teknis, sinyal bearish mendominasi dengan harga mendekati resistance kunci di $138. Fundamental kuat dengan laba bersih 2025 mencapai $1,47 miliar dan margin laba bersih 64,66%. Perusahaan menargetkan pertumbuhan produksi 50% hingga 2030 tanpa modal tambahan, didukung pipeline streaming yang aktif. Harga saat ini masih di bawah target konsensus analis sebesar $164,80.

Outlook positif didorong fundamental yang solid dan pertumbuhan produksi, namun risiko volatilitas harga komoditas dan sinyal teknis bearish memerlukan kehati-hatian. Analis sangat bullish dengan 80% rekomendasi beli, menawarkan potensi kenaikan 19% menuju target konsensus. Investor perlu memantau eksekusi pipeline streaming dan tren harga emas/perak sebagai katalis utama.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

SDIV

Belum ada data sentimen.

WPM
68% Beli32% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 66 Hari

Tentang Global X SuperDividend ETF

SDIV adalah ETF yang berinvestasi pada 100 saham dengan imbal hasil dividen tertinggi di dunia. ETF ini bertujuan untuk memberikan tingkat pendapatan yang tinggi kepada investor dengan memilih perusahaan dari pasar negara maju maupun berkembang yang secara historis menawarkan imbal hasil dividen yang tinggi. Dengan diversifikasi secara global, SDIV bertujuan untuk memitigasi risiko yang terkait dengan fokus pada satu negara, sambil menawarkan distribusi bulanan kepada pemegang sahamnya.

Selengkapnya di halaman SDIV →

Tentang Wheaton Precious Metals Corp

Wheaton Precious Metals Corp adalah perusahaan penyaluran logam berharga. Perusahaan ini telah menjalin kerjasama dengan 17 perusahaan pertambangan melalui 20 buah perjanjian jangka panjang dalam pembelian logam berharga dan kobalt. Perjanjian tersebut meliputi kurang lebih 19 tambang aktif dan 9 proyek dalam pengembangan. Proyek mereka termasuk tambang Salobo milik Vale dan penyaluran perak di tambang Antamina milik Glencore dan tambang Penasquito milik Goldcorp.

Selengkapnya di halaman WPM →