Perbedaan Raytheon Technologies Corp dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Raytheon Technologies Corp diperdagangkan di $185 (kapitalisasi pasar $248,42B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,81 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: Raytheon Technologies Corp jauh lebih besar — sekitar 73,3× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan Raytheon Technologies Corp membagikan dividen 1,58%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raytheon Technologies Corp selama 78 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| RTX | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $248,42B | $3,39B |
Volume | 4.380.368 | 349.184 |
Sektor | Industrials | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $225,49 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $157,00 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 78 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $278,97B | — |
Imbal Hasil Dividen | 1,58% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RTX diperdagangkan pada $184.32, naik 0.56% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish namun fundamental yang kuat. Perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan menjadi $88.6 miliar pada 2025, dengan laba bersih $6.73 miliar dan margin laba bersih 7.59%. Backlog pesanan mencapai $289 miliar, didukung permintaan pertahanan dan penerbangan yang berkelanjutan. Analis konsensus menetapkan target harga $237.60 dengan 65.38% rekomendasi beli.
Outlook positif didorong backlog besar dan anggaran pertahanan AS yang kuat, namun risiko termasuk volatilitas pasar dan utang jangka panjang $38.73 miliar. Kinerja teknis yang lemah perlu diwaspadai meskipun fundamental solid, dengan katalis utama berasal dari eksekusi operasional dan pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Raytheon Technologies adalah perusahaan industri kedirgantaraan dan pertahanan yang terdiversifikasi dan dibentuk dari penggabungan United Technologies dan Raytheon dengan eksposur yang kurang lebih sama sebagai pemasok untuk manufaktur kedirgantaraan komersial dan ke pasar pertahanan sebagai kontraktor utama dan sekunder.
Selengkapnya di halaman RTX →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →