Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kedoya Adyaraya Tbk. (RSGK) vs Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB)

Kedoya Adyaraya Tbk.Trading
Solusi Bangun Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kedoya Adyaraya Tbk. dan Solusi Bangun Indonesia Tbk.: Kedoya Adyaraya Tbk. diperdagangkan di Rp1.030 (kapitalisasi pasar 948,27 M, volume 24 jam 34,1 rb), sedangkan Solusi Bangun Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp775 (kapitalisasi pasar 6,99 T). Perbedaan utamanya: Solusi Bangun Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7,4× kapitalisasi pasar Kedoya Adyaraya Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

RSGKSMCB
Kapitalisasi Pasar
948,27 M6,99 T
Volume
34,1 rb
Lot
341
Perputaran
34,02 jt
Harga Rata-rata
997,71
Nilai Transaksi
34,02 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
2

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

RSGK
Lihat detail
SMCB
Lihat detail

Tentang Kedoya Adyaraya Tbk.

PT Kedoya Adyaraya Tbk (the Company) was established on June 11, 1990 based on Notarial Deed No. 104 of Darsono Purnomosidi, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in 2011. PT Medikatama Sejahtera is the ultimate parent Company of the Company and its Subsidiaries.

Selengkapnya di halaman RSGK

Tentang Solusi Bangun Indonesia Tbk.

PT Holcim Indonesia Tbk (the Company) was originally a joint venture between a subsidiary of Kaiser Cement and Gypsum Corp. and PT Semen Gresik. Founded in 1971, the company owns a factory in Narogong, West Java, with an annual capacity of 3 million tons. The Company changed its foreign capital investment status (PMA) to domestic capital investment (PMDN) based on the approval from Chairman of Capital Investment Coordinating Board No. 17/V/1988 dated November 19, 1988. Effective January 1, 2006, the Company changed its name from PT Semen Cibinong Tbk. to PT Holcim Indonesia Tbk.

Selengkapnya di halaman SMCB