Perbedaan Realty Income Corp dan State Street PDR S&P Retail ETF: Realty Income Corp diperdagangkan di $54,21 (kapitalisasi pasar $51,26B), sedangkan State Street PDR S&P Retail ETF diperdagangkan di $83,89 (kapitalisasi pasar $389,66M). Perbedaan utamanya: State Street PDR S&P Retail ETF jauh lebih besar — sekitar 7601638704,6× kapitalisasi pasar Realty Income Corp, dan Realty Income Corp membagikan dividen 6,01%, sedangkan State Street PDR S&P Retail ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Realty Income Corp selama 127 Hari dan State Street PDR S&P Retail ETF selama 44 Hari.
| O | XRT | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $51,26B | $389,66M |
Volume | 12.300.266 | 4.275.820 |
Sektor | Real Estate | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $67,56 | $92,35 |
Terendah 52 Minggu | $53,35 | $77,28 |
Rata-rata Waktu Simpan | 127 Hari | 44 Hari |
Nilai Perusahaan | $81,88B | — |
Imbal Hasil Dividen | 6,01% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Realty Income (O) diperdagangkan di $54.09 dengan kenaikan 1.39% hari ini, namun secara teknis masih dalam tren bearish. Perusahaan menunjukkan fundamental kuat dengan margin laba kotor 92.56% dan pertumbuhan pendapatan konsisten, meski beberapa kuartal terakhir meleset dari ekspektasi EPS. Analis memberikan konsensus beli 38.24% dengan target harga $64.80, sementara tekanan suku bunga menjadi tantangan utama bagi sektor REIT.
Outlook: Potensi apresiasi 20% menuju target konsensus dengan dividen bulanan yang konsisten. Risiko: Sensitivitas terhadap kenaikan suku bunga, leverage yang meningkat (debt-to-asset 39.93% pada 2025), dan tekanan pada valuasi akibat yield Treasury yang lebih tinggi. Peluang terletak pada fundamental operasional yang solid dan portofolio properti diversifikasi.
XRT (SPDR S&P Retail ETF) diperdagangkan pada $83.46 dengan kenaikan harian 0.66%. Sinyal teknis keseluruhan bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan bearish. ETF retail ini menghadapi lingkungan makro yang menantang dengan suku bunga tinggi dan tekanan inflasi yang membebani konsumen, namun mendapat dukungan dari proyeksi penjualan liburan yang kuat dan pembicaraan perdagangan AS-China yang positif.
Outlook untuk XRT tetap hati-hati dengan potensi upside terbatas. Meskipun data penjualan retail menunjukkan ketahanan konsumen, tekanan makro dan underperformance relatif terhadap pasar luas membentuk risiko signifikan. Investor perlu mempertimbangkan eksposur sektor retail yang selektif dengan fokus pada nilai dan konsumen sehari-hari.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Realty Income memiliki sekitar 11.400 properti, yang sebagian besar merupakan properti ritel yang berdiri sendiri, penyewa tunggal, tiga jaringan sewaan. Propertinya terletak di 49 negara bagian dan Puerto Riko dan disewakan kepada 250 penyewa dari 47 industri. Akuisisi baru-baru ini telah menambah properti industri, kantor, manufaktur, dan distribusi, yang menghasilkan sekitar 17% dari pendapatan.
Selengkapnya di halaman O →XRT adalah ETF dengan bobot setara yang melacak sektor ritel AS. Produk ini memberikan akses terdiversifikasi ke peritel pakaian, otomotif, hingga online, termasuk nama besar seperti Amazon, Target, dan Costco.
Selengkapnya di halaman XRT →