Perbedaan Realty Income Corp dan Tilray Brands Inc: Realty Income Corp diperdagangkan di $54,05 (kapitalisasi pasar $51,26B), sedangkan Tilray Brands Inc diperdagangkan di $3,46 (kapitalisasi pasar $530,54M). Perbedaan utamanya: Tilray Brands Inc jauh lebih besar — sekitar 10349980491,6× kapitalisasi pasar Realty Income Corp, dan Realty Income Corp membagikan dividen 6,01%, sedangkan Tilray Brands Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Realty Income Corp selama 127 Hari dan Tilray Brands Inc selama 31 Hari.
| O | TLRY | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $51,26B | $530,54M |
Volume | 12.300.266 | 9.099.075 |
Sektor | Real Estate | Health |
Tertinggi 52 Minggu | $67,56 | $21,00 |
Terendah 52 Minggu | $53,35 | $3,57 |
Rata-rata Waktu Simpan | 127 Hari | 31 Hari |
Nilai Perusahaan | $81,88B | $684,46M |
Imbal Hasil Dividen | 6,01% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Realty Income (O) diperdagangkan di $53.35, turun 1.66% dalam 24 jam, mendekati level terendah 52-minggu. Secara teknis sinyal bearish dengan moving averages menekan, namun RSI menunjukkan kondisi oversold. Fundamental menunjukkan margin laba kotor tinggi 92.56% dan pertumbuhan pendapatan stabil, meski laba kuartal terakhir di bawah ekspektasi. Dividen bulanan konsisten dengan yield sekitar 6% menarik investor pendapatan.
Prospek jangka panjang didukung portofolio properti global dan riwayat kenaikan dividen 136 kali, namun tekanan dari kenaikan suku bunga dan valuasi P/E 39.54 yang tinggi menjadi risiko. Analis konsensus harga target $64.80 memberikan potensi kenaikan 21%, meski mayoritas rekomendasi hold mencerminkan kehati-hatian terhadap lingkungan suku bunga.
TLRY diperdagangkan pada $3.465, turun 6.73% dalam 24 jam, mendekati level terendah 52-minggu. Saham menunjukkan sinyal teknis bearish dengan moving averages seragam negatif, sementara fundamental menunjukkan tantangan signifikan dengan kerugian net berkelanjutan dan margin negatif. Perusahaan baru-baru ini meluncurkan produk baru di portofolio minumannya namun terus menghadapi tekanan pada profitabilitas.
Outlook tetap menantang dengan kerugian berkelanjutan dan tekanan harga, meskipun analis konsensus menunjukkan potensi upside 1.776% dari harga saat ini. Risiko utama termasuk profitabilitas yang lemah, volatilitas industri cannabis, dan ketergantungan pada pendanaan eksternal. Saham cocok hanya untuk investor berisiko tinggi yang percaya pada potensi jangka panjang reformasi cannabis.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Realty Income memiliki sekitar 11.400 properti, yang sebagian besar merupakan properti ritel yang berdiri sendiri, penyewa tunggal, tiga jaringan sewaan. Propertinya terletak di 49 negara bagian dan Puerto Riko dan disewakan kepada 250 penyewa dari 47 industri. Akuisisi baru-baru ini telah menambah properti industri, kantor, manufaktur, dan distribusi, yang menghasilkan sekitar 17% dari pendapatan.
Selengkapnya di halaman O →Tilray adalah perusahaan Kanada yang menanam dan menjual ganja medis dan rekreasional. Pada 2021, Aphria mengakuisisi Tilray melalui merger terbalik dan mengadopsi nama Tilray. Sebagian besar penjualannya berasal dari Kanada dan ekspor ganja medis internasional, sementara bisnisnya di AS berfokus pada produk CBD dan alkohol.
Selengkapnya di halaman TLRY →