Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja PAM Mineral Tbk. (NICL) vs Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB)

PAM Mineral Tbk.Trading
Solusi Bangun Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan PAM Mineral Tbk. dan Solusi Bangun Indonesia Tbk.: PAM Mineral Tbk. diperdagangkan di Rp468 (kapitalisasi pasar 5,19 T, volume 24 jam 46,38 jt), sedangkan Solusi Bangun Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp775 (kapitalisasi pasar 6,99 T). Perbedaan utamanya: Solusi Bangun Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

NICLSMCB
Kapitalisasi Pasar
5,19 T6,99 T
Volume
46,38 jt
Lot
463,81 rb
Perputaran
21,73 M
Harga Rata-rata
468,61
Nilai Transaksi
21,73 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
468
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,83 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

NICL
Lihat detail
SMCB
Lihat detail

Tentang PAM Mineral Tbk.

PT PAM Mineral Tbk (the Company) was established on January 15, 2008 based on Notarial Deed No. 32 of Edison Jingga, S.H., notary in Jakarta. The Company operates in two operational areas, namely in Southeast Sulawesi, Lameruru Village, Langgikima District, North Konawe Regency and Laroenai Village, Bungku Pesisir District, Central Sulawesi.

Selengkapnya di halaman NICL

Tentang Solusi Bangun Indonesia Tbk.

PT Holcim Indonesia Tbk (the Company) was originally a joint venture between a subsidiary of Kaiser Cement and Gypsum Corp. and PT Semen Gresik. Founded in 1971, the company owns a factory in Narogong, West Java, with an annual capacity of 3 million tons. The Company changed its foreign capital investment status (PMA) to domestic capital investment (PMDN) based on the approval from Chairman of Capital Investment Coordinating Board No. 17/V/1988 dated November 19, 1988. Effective January 1, 2006, the Company changed its name from PT Semen Cibinong Tbk. to PT Holcim Indonesia Tbk.

Selengkapnya di halaman SMCB