Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Sentral Mitra Informatika Tbk. (LUCK) vs Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB)

Sentral Mitra Informatika Tbk.Trading
Solusi Bangun Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Sentral Mitra Informatika Tbk. dan Solusi Bangun Indonesia Tbk.: Sentral Mitra Informatika Tbk. diperdagangkan di Rp117 (kapitalisasi pasar 85,17 M, volume 24 jam 982,9 rb), sedangkan Solusi Bangun Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp775 (kapitalisasi pasar 6,99 T). Perbedaan utamanya: Solusi Bangun Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 82,1× kapitalisasi pasar Sentral Mitra Informatika Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LUCKSMCB
Kapitalisasi Pasar
85,17 M6,99 T
Volume
982,9 rb
Lot
9,83 rb
Perputaran
114,55 jt
Harga Rata-rata
116,55
Nilai Transaksi
114,55 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
116
Volume Ekuilibrium Indikatif
183

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

LUCK
Lihat detail
SMCB
Lihat detail

Tentang Sentral Mitra Informatika Tbk.

PT Sentral Mitra Informatika Tbk (the Company), was established in the Republic of Indonesia under the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 based on notarial Deed No. 11 dated November 14, 2008 of Henny Hendrawati Putradjaja, S.H., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman LUCK

Tentang Solusi Bangun Indonesia Tbk.

PT Holcim Indonesia Tbk (the Company) was originally a joint venture between a subsidiary of Kaiser Cement and Gypsum Corp. and PT Semen Gresik. Founded in 1971, the company owns a factory in Narogong, West Java, with an annual capacity of 3 million tons. The Company changed its foreign capital investment status (PMA) to domestic capital investment (PMDN) based on the approval from Chairman of Capital Investment Coordinating Board No. 17/V/1988 dated November 19, 1988. Effective January 1, 2006, the Company changed its name from PT Semen Cibinong Tbk. to PT Holcim Indonesia Tbk.

Selengkapnya di halaman SMCB