Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eureka Prima Jakarta Tbk. (LCGP) vs Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB)

Eureka Prima Jakarta Tbk.Trading
Solusi Bangun Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eureka Prima Jakarta Tbk. dan Solusi Bangun Indonesia Tbk.: Eureka Prima Jakarta Tbk. diperdagangkan di Rp114 (kapitalisasi pasar 641,82 M), sedangkan Solusi Bangun Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp775 (kapitalisasi pasar 6,99 T). Perbedaan utamanya: Solusi Bangun Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,9× kapitalisasi pasar Eureka Prima Jakarta Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LCGPSMCB
Kapitalisasi Pasar
641,82 M6,99 T

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

SMCB
Lihat detail

Tentang Eureka Prima Jakarta Tbk.

PT Eureka Prima Jakarta Tbk formerly Laguna Cipta Griya Tbk (the company) was established based on notarial deed No. 97 dated May 17, 20014 of Bambang Suwondo, S.H., notary in Jakarta and has been amended based on the deed No. 4 dated June 4, 2004 before notary H. Yunardi, S.H. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 40 of Fathiah Helmi, S.H., dated Jan 30, 2007, concerning among others, change the company's name.

Selengkapnya di halaman LCGP

Tentang Solusi Bangun Indonesia Tbk.

PT Holcim Indonesia Tbk (the Company) was originally a joint venture between a subsidiary of Kaiser Cement and Gypsum Corp. and PT Semen Gresik. Founded in 1971, the company owns a factory in Narogong, West Java, with an annual capacity of 3 million tons. The Company changed its foreign capital investment status (PMA) to domestic capital investment (PMDN) based on the approval from Chairman of Capital Investment Coordinating Board No. 17/V/1988 dated November 19, 1988. Effective January 1, 2006, the Company changed its name from PT Semen Cibinong Tbk. to PT Holcim Indonesia Tbk.

Selengkapnya di halaman SMCB