Perbedaan JPMorgan Diversified Return International Eqty ETF dan Tyson Foods, Inc.: JPMorgan Diversified Return International Eqty ETF diperdagangkan di $73,03 (kapitalisasi pasar $378,77M), sedangkan Tyson Foods, Inc. diperdagangkan di $53,43 (kapitalisasi pasar $18,41B). Perbedaan utamanya: JPMorgan Diversified Return International Eqty ETF jauh lebih besar — sekitar 20574144486,7× kapitalisasi pasar Tyson Foods, Inc., dan Tyson Foods, Inc. membagikan dividen 3,9%, sedangkan JPMorgan Diversified Return International Eqty ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan JPMorgan Diversified Return International Eqty ETF selama 120 Hari dan Tyson Foods, Inc. selama 76 Hari.
| JPIN | TSN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $378,77M | $18,41B |
Volume | 13.861 | 3.757.599 |
Tertinggi 52 Minggu | $77,80 | $68,75 |
Terendah 52 Minggu | $64,96 | $50,47 |
Rata-rata Waktu Simpan | 120 Hari | 76 Hari |
Sektor | — | Consumer Staples |
Nilai Perusahaan | — | $25,68B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,9% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
JPIN (JPMorgan Diversified Return International Equity ETF) diperdagangkan pada $72,875 dengan penurunan 0,09% hari ini. Sinyal teknis menunjukkan kondisi bearish dengan 21 indikator jual vs 2 beli. ETF ini memberikan eksposur terhadap pasar nilai internasional besar, namun data rasio keuangan fundamental tidak tersedia untuk analisis mendalam.
Outlook bearish didorong oleh momentum teknis negatif, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold yang mungkin memberikan peluang rebound jangka pendek. Risiko utama termasuk volatilitas pasar global dan ketergantungan pada performa pasar ekuitas internasional.
Saham TSN diperdagangkan di $52.34 dengan kenaikan 1.24% hari ini, menunjukkan momentum positif setelah mencapai level terendah 52-minggu baru-baru ini. Valuasi menarik dengan P/S 0.33x dan P/B 1.02x, namun margin laba bersih tipis di 1.03%. Analis mayoritas merekomendasikan beli (53%) dengan target harga konsensus $65.40, meskipun terdapat tekanan pada bisnis daging sapi dan investigasi hukum yang sedang berlangsung.
Outlook jangka menengah positif dengan potensi apresiasi 25% menuju target analis, didukung valuasi yang masuk akal dan momentum earnings yang membaik. Risiko utama meliputi tekanan margin dari bisnis daging sapi yang merugi, investigasi sekuritas, dan volatilitas harga komoditas yang dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Reksa dana indeks ini akan menginvestasikan minimal 80% dari asetnya dalam sekuritas yang terdapat dalam indeks target. Indeks target terdiri dari sekuritas ekuitas di pasar global yang telah berkembang (kecuali Amerika Utara) yang dipilih untuk mewakili serangkaian karakteristik faktor yang terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman JPIN →Tyson Foods adalah produsen ayam dan daging sapi olahan terbesar di AS. Ini juga merupakan produsen besar daging babi olahan dan produk berbasis protein dengan merek Jimmy Dean, Hillshire Farm, Ball Park, Sara Lee, Aidells, State Fair, dan Raised & Rooted, untuk beberapa nama. Tyson menjual 81% produknya melalui berbagai saluran AS, termasuk pengecer (47% pada tahun fiskal 2021), layanan makanan (32%), dan perusahaan industri dan makanan kemasan lainnya (10%). Selain itu, 11% pendapatan perusahaan ini berasal dari ekspor ke Kanada, Meksiko, Brasil, Eropa, China, dan Jepang.
Selengkapnya di halaman TSN →