Perbedaan Johnson & Johnson dan Tyson Foods, Inc.: Johnson & Johnson diperdagangkan di $261,44 (kapitalisasi pasar $618,09B), sedangkan Tyson Foods, Inc. diperdagangkan di $53,43 (kapitalisasi pasar $18,41B). Perbedaan utamanya: Johnson & Johnson jauh lebih besar — sekitar 33,6× kapitalisasi pasar Tyson Foods, Inc., dan Tyson Foods, Inc. memberi dividen lebih tinggi (3,9%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Johnson & Johnson selama 129 Hari dan Tyson Foods, Inc. selama 76 Hari.
| JNJ | TSN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $618,09B | $18,41B |
Volume | 6.050.983 | 3.757.599 |
Sektor | Health | Consumer Staples |
Tertinggi 52 Minggu | $278,43 | $68,75 |
Terendah 52 Minggu | $186,00 | $50,47 |
Rata-rata Waktu Simpan | 129 Hari | 76 Hari |
Nilai Perusahaan | $646,37B | $25,68B |
Imbal Hasil Dividen | 2,09% | 3,9% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Johnson & Johnson (JNJ) diperdagangkan di $256,48 dengan penurunan harian -0,76%. Saham menunjukkan momentum teknis bearish dengan harga mendekati support kunci di $253. Fundamental perusahaan tetap kuat dengan pendapatan $94,19B dan margin laba bersih 21,48% pada 2025. Analis memberikan konsensus Buy 52,5% dengan target harga $286,53, mencerminkan potensi kenaikan 11,7% dari level saat ini.
Outlook JNJ didukung oleh diversifikasi bisnis healthcare dan pipeline produk inovatif seperti Icotyde yang diproyeksikan mencapai penjualan puncak $4,5B. Risiko utama termasuk tekanan paten Stelara dan volatilitas pasar. Dengan valuasi P/E 29,75 dan dividen yang konsisten, saham menarik untuk investor jangka panjang meski momentum teknis sedang lemah.
Saham TSN diperdagangkan di $52.34 dengan kenaikan 1.24% hari ini, menunjukkan momentum positif setelah mencapai level terendah 52-minggu baru-baru ini. Valuasi menarik dengan P/S 0.33x dan P/B 1.02x, namun margin laba bersih tipis di 1.03%. Analis mayoritas merekomendasikan beli (53%) dengan target harga konsensus $65.40, meskipun terdapat tekanan pada bisnis daging sapi dan investigasi hukum yang sedang berlangsung.
Outlook jangka menengah positif dengan potensi apresiasi 25% menuju target analis, didukung valuasi yang masuk akal dan momentum earnings yang membaik. Risiko utama meliputi tekanan margin dari bisnis daging sapi yang merugi, investigasi sekuritas, dan volatilitas harga komoditas yang dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Johnson & Johnson adalah perusahaan induk yang bergerak dalam penelitian dan pengembangan, pembuatan dan penjualan produk di bidang perawatan kesehatan dalam segmen Konsumen, Farmasi, dan Alat Kesehatan.
Selengkapnya di halaman JNJ →Tyson Foods adalah produsen ayam dan daging sapi olahan terbesar di AS. Ini juga merupakan produsen besar daging babi olahan dan produk berbasis protein dengan merek Jimmy Dean, Hillshire Farm, Ball Park, Sara Lee, Aidells, State Fair, dan Raised & Rooted, untuk beberapa nama. Tyson menjual 81% produknya melalui berbagai saluran AS, termasuk pengecer (47% pada tahun fiskal 2021), layanan makanan (32%), dan perusahaan industri dan makanan kemasan lainnya (10%). Selain itu, 11% pendapatan perusahaan ini berasal dari ekspor ke Kanada, Meksiko, Brasil, Eropa, China, dan Jepang.
Selengkapnya di halaman TSN →