Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) vs Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB)

Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.Trading
Solusi Bangun Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. dan Solusi Bangun Indonesia Tbk.: Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. diperdagangkan di Rp8.850 (kapitalisasi pasar 49,79 T, volume 24 jam 4,85 jt), sedangkan Solusi Bangun Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp775 (kapitalisasi pasar 6,99 T). Perbedaan utamanya: Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7,1× kapitalisasi pasar Solusi Bangun Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

INKPSMCB
Kapitalisasi Pasar
49,79 T6,99 T
Volume
4,85 jt
Lot
48,54 rb
Perputaran
43,18 M
Harga Rata-rata
8.895,47
Nilai Transaksi
43,18 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
8.850
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,11 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

INKP
Lihat detail
SMCB
Lihat detail

Tentang Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (the Company) was established in Jakarta on December 7, 1976. Indah Kiat is one of Asia Pulp & Paper Co. Ltd’s (APP) indirect subsidiaries ano of the largest pulp & paper producer in Asia. The Company had started commercial production as early as 1978 in the Tangerang Mill. At the end of 1999, IKPP had an installed production capacity of more than 3 million tones. Indah Kiat received ISO 9002 QMS (Quality Management System) for compliance with quality system standards in the Perawang, Tangerang and Serang mills. The Company also received ISO 14001 EMS (Environmental Management System) for compliance with the environmental management in the Perawang and Tangerang mills.

Selengkapnya di halaman INKP

Tentang Solusi Bangun Indonesia Tbk.

PT Holcim Indonesia Tbk (the Company) was originally a joint venture between a subsidiary of Kaiser Cement and Gypsum Corp. and PT Semen Gresik. Founded in 1971, the company owns a factory in Narogong, West Java, with an annual capacity of 3 million tons. The Company changed its foreign capital investment status (PMA) to domestic capital investment (PMDN) based on the approval from Chairman of Capital Investment Coordinating Board No. 17/V/1988 dated November 19, 1988. Effective January 1, 2006, the Company changed its name from PT Semen Cibinong Tbk. to PT Holcim Indonesia Tbk.

Selengkapnya di halaman SMCB