Perbedaan iShares 3 7 Year Treasury Bond ETF dan Realty Income Corp: iShares 3 7 Year Treasury Bond ETF diperdagangkan di $113,5 (kapitalisasi pasar $16,72B), sedangkan Realty Income Corp diperdagangkan di $54,19 (kapitalisasi pasar $51,26B). Perbedaan utamanya: Realty Income Corp jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar iShares 3 7 Year Treasury Bond ETF, dan Realty Income Corp membagikan dividen 6,01%, sedangkan iShares 3 7 Year Treasury Bond ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares 3 7 Year Treasury Bond ETF selama 43 Hari dan Realty Income Corp selama 127 Hari.
| IEI | O | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $16,72B | $51,26B |
Volume | 3.963.319 | 12.300.266 |
Sektor | Fixed Income | Real Estate |
Tertinggi 52 Minggu | $120,72 | $67,56 |
Terendah 52 Minggu | $113,17 | $53,35 |
Rata-rata Waktu Simpan | 43 Hari | 127 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $81,88B |
Imbal Hasil Dividen | — | 6,01% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
IEI diperdagangkan pada $113,465 dengan kenaikan harian 0,07%. Sinyal teknis keseluruhan bearish didukung oleh moving averages yang menunjukkan tekanan jual. Perusahaan menunjukkan aktivitas dividen konsisten dengan pembayaran reguler, namun data rasio keuangan fundamental tidak tersedia untuk analisis mendalam. Berita terkini mengindikasikan volatilitas di pasar obligasi AS yang dapat mempengaruhi sentimen terhadap saham terkait fixed income.
Outlook IEI menghadapi tekanan dari lingkungan suku bunga tinggi yang berdampak pada sektor fixed income. Ketidaktersediaan data fundamental menyulitkan penilaian kesehatan bisnis perusahaan. Risiko utama berasal dari volatilitas pasar obligasi dan ketidakpastian kebijakan moneter Fed yang terus berlanjut.
Realty Income (O) diperdagangkan di $54.09 dengan kenaikan 1.39% hari ini, namun secara teknis masih dalam tren bearish. Perusahaan menunjukkan fundamental kuat dengan margin laba kotor 92.56% dan pertumbuhan pendapatan konsisten, meski beberapa kuartal terakhir meleset dari ekspektasi EPS. Analis memberikan konsensus beli 38.24% dengan target harga $64.80, sementara tekanan suku bunga menjadi tantangan utama bagi sektor REIT.
Outlook: Potensi apresiasi 20% menuju target konsensus dengan dividen bulanan yang konsisten. Risiko: Sensitivitas terhadap kenaikan suku bunga, leverage yang meningkat (debt-to-asset 39.93% pada 2025), dan tekanan pada valuasi akibat yield Treasury yang lebih tinggi. Peluang terletak pada fundamental operasional yang solid dan portofolio properti diversifikasi.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
IEI melacak ICE U.S. Treasury 3-7 Year Bond Index, memberikan akses ke utang pemerintah jangka menengah. ETF ini menjadi pilihan moderat dalam kurva imbal hasil Treasury, menawarkan yield lebih tinggi daripada obligasi jangka pendek dengan volatilitas lebih rendah dibanding jangka panjang.
Selengkapnya di halaman IEI →Realty Income memiliki sekitar 11.400 properti, yang sebagian besar merupakan properti ritel yang berdiri sendiri, penyewa tunggal, tiga jaringan sewaan. Propertinya terletak di 49 negara bagian dan Puerto Riko dan disewakan kepada 250 penyewa dari 47 industri. Akuisisi baru-baru ini telah menambah properti industri, kantor, manufaktur, dan distribusi, yang menghasilkan sekitar 17% dari pendapatan.
Selengkapnya di halaman O →