Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja iShares Global Clean Energy ETF (ICLN) vs Raytheon Technologies Corp (RTX)

iShares Global Clean Energy ETFTrading
Raytheon Technologies CorpTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan iShares Global Clean Energy ETF dan Raytheon Technologies Corp: iShares Global Clean Energy ETF diperdagangkan di $17,2 (kapitalisasi pasar $2,27B), sedangkan Raytheon Technologies Corp diperdagangkan di $185,19 (kapitalisasi pasar $248,42B). Perbedaan utamanya: Raytheon Technologies Corp jauh lebih besar — sekitar 109,4× kapitalisasi pasar iShares Global Clean Energy ETF, dan Raytheon Technologies Corp membagikan dividen 1,58%, sedangkan iShares Global Clean Energy ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares Global Clean Energy ETF selama 87 Hari dan Raytheon Technologies Corp selama 78 Hari.

ICLNRTX
Kapitalisasi Pasar
$2,27B$248,42B
Volume
6.845.0644.380.368
Tertinggi 52 Minggu
$23,75$225,49
Terendah 52 Minggu
$15,78$157,00
Rata-rata Waktu Simpan
87 Hari78 Hari
Sektor
—Industrials
Nilai Perusahaan
—$278,97B
Imbal Hasil Dividen
—1,58%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

iShares Global Clean Energy ETF

ICLN (iShares Global Clean Energy ETF) diperdagangkan di $17.17, turun 0.81% dalam 24 jam. Sinyal teknis secara keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan pada moving averages. ETF ini menawarkan eksposur global ke 105 perusahaan energi terbarukan dengan rasio biaya 0.38%. Berita terkini menyoroti volatilitas tinggi dan penurunan maksimum 57.2% dibandingkan rekan energi tradisional, namun momentum geopolitik mendorong transisi energi.

Outlook ICLN menghadapi tantangan volatilitas jangka pendek namun didukung tren energi bersih jangka panjang. Peluang terletak pada akses diversifikasi ke sektor energi terbarukan global, sementara risiko termasuk underperformance terhadap ETF energi tradisional dan sensitivitas terhadap kebijakan pemerintah. Investor perlu mempertimbangkan toleransi risiko mengingat drawdown historis yang signifikan.

Raytheon Technologies Corp

Saham RTX diperdagangkan di $180.26, turun 1.65% hari ini, namun memiliki momentum fundamental yang kuat dengan laba bersih 2025 sebesar $6.73 miliar dan margin laba bersih 7.59%. Perusahaan ini mendapat konsensus beli 65.38% dari analis dengan target harga rata-rata $236.27. Backlog sebesar $289 miliar dan pertumbuhan pendapatan yang konsisten menjadi pendorong utama, meski sinyal teknis jangka pendek bearish.

Outlook jangka panjang positif didukung oleh anggaran pertahanan AS yang kuat dan permintaan aerospace yang berkelanjutan. Risiko termasuk volatilitas pasar, utang jangka panjang $38.73 miliar, dan ketergantungan pada kontrak pemerintah. Saham menawarkan potensi apresiasi 31% menuju target konsensus, dengan dividen $0.73 memberikan pendapatan tambahan bagi investor.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ICLN
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 87 Hari
RTX
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 78 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang iShares Global Clean Energy ETF

Reksa dana indeks ini dirancang untuk mengikuti kinerja 100 perusahaan energi bersih. Reksa dana indeks ini menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam sekuritas dari indeks target. Reksa dana indeks ini juga berinvestasi sekitar 20% dari total asetnya dalam kontrak futures, trading option, dan kontrak swap, serta dalam bentuk uang tunai, serta sekuritas yang tidak termasuk dalam indeks target. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.

Selengkapnya di halaman ICLN →

Tentang Raytheon Technologies Corp

Raytheon Technologies adalah perusahaan industri kedirgantaraan dan pertahanan yang terdiversifikasi dan dibentuk dari penggabungan United Technologies dan Raytheon dengan eksposur yang kurang lebih sama sebagai pemasok untuk manufaktur kedirgantaraan komersial dan ke pasar pertahanan sebagai kontraktor utama dan sekunder.

Selengkapnya di halaman RTX →