Perbedaan Hershey Co dan Tyson Foods, Inc.: Hershey Co diperdagangkan di $162,74 (kapitalisasi pasar $32,66B), sedangkan Tyson Foods, Inc. diperdagangkan di $53,43 (kapitalisasi pasar $18,41B). Perbedaan utamanya: Hershey Co lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Tyson Foods, Inc. memberi dividen lebih tinggi (3,9%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hershey Co selama 135 Hari dan Tyson Foods, Inc. selama 76 Hari.
| HSY | TSN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $32,66B | $18,41B |
Volume | 1.578.237 | 3.757.599 |
Sektor | Consumer Staples | Consumer Staples |
Tertinggi 52 Minggu | $236,28 | $68,75 |
Terendah 52 Minggu | $157,61 | $50,47 |
Rata-rata Waktu Simpan | 135 Hari | 76 Hari |
Nilai Perusahaan | $37,79B | $25,68B |
Imbal Hasil Dividen | 3,57% | 3,9% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
HSY diperdagangkan di $162,54 dengan kenaikan 1,37% hari ini, namun sinyal teknis bearish dengan tekanan jual pada moving averages. Perusahaan menunjukkan kinerja fundamental kuat dengan laba bersih $883 juta pada 2025 dan margin laba bersih 12,24%, didukung tiga kuartal beruntun yang mengalahkan estimasi EPS. Pengangkatan presiden internasional baru dan program inovasi produk menjadi katalis positif, meski harga cocoa tetap menjadi tantangan.
Outlook HSY menunjukkan potensi kenaikan 26% menuju target konsensus $204,62, didukung fundamental sehat dan dividen yang kembali tumbuh. Risiko utama termasuk volatilitas harga komoditas dan tekanan margin, sementara sentimen analis cenderung netral dengan 66% rekomendasi hold. Posisi teknis saat ini di sekitar support kunci $161-162 menentukan momentum jangka pendek.
Saham TSN diperdagangkan di $52.34 dengan kenaikan 1.24% hari ini, menunjukkan momentum positif setelah mencapai level terendah 52-minggu baru-baru ini. Valuasi menarik dengan P/S 0.33x dan P/B 1.02x, namun margin laba bersih tipis di 1.03%. Analis mayoritas merekomendasikan beli (53%) dengan target harga konsensus $65.40, meskipun terdapat tekanan pada bisnis daging sapi dan investigasi hukum yang sedang berlangsung.
Outlook jangka menengah positif dengan potensi apresiasi 25% menuju target analis, didukung valuasi yang masuk akal dan momentum earnings yang membaik. Risiko utama meliputi tekanan margin dari bisnis daging sapi yang merugi, investigasi sekuritas, dan volatilitas harga komoditas yang dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Hershey adalah produsen manisan terkemuka di AS (sekitar $25 miliar market), mengendalikan sekitar 46% segmen cokelat domestik (per IRI). Di luar label senama, perusahaan telah berkembang selama 85 tahun terakhir dan sekarang memiliki 100 brand, termasuk Reese's, Kit Kat, Kisses, dan Ice Breakers. Produk Hershey dijual di sekitar 80 negara, meskipun hanya dengan persentase penjualan dengan total satu digit yang berasal dari pasar di luar AS, termasuk Brasil, India, dan Meksiko. Perusahaan telah mencari peluang anorganik untuk memperluas jangkauannya di luar bisnis manisan intinya, menambahkan Amplify Snack Brands dan popcorn siap saji Skinny Pop ke dalam katalognya dan Pirate Brand (termasuk merek Pirate's Booty, Smart Puffs, dan Original Tings) selama beberapa tahun terakhir.
Selengkapnya di halaman HSY →Tyson Foods adalah produsen ayam dan daging sapi olahan terbesar di AS. Ini juga merupakan produsen besar daging babi olahan dan produk berbasis protein dengan merek Jimmy Dean, Hillshire Farm, Ball Park, Sara Lee, Aidells, State Fair, dan Raised & Rooted, untuk beberapa nama. Tyson menjual 81% produknya melalui berbagai saluran AS, termasuk pengecer (47% pada tahun fiskal 2021), layanan makanan (32%), dan perusahaan industri dan makanan kemasan lainnya (10%). Selain itu, 11% pendapatan perusahaan ini berasal dari ekspor ke Kanada, Meksiko, Brasil, Eropa, China, dan Jepang.
Selengkapnya di halaman TSN →