Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) vs ABRDN Physical Gold Shares ETF (SGOL)

iShares MSCI Indonesia ETFTrading
ABRDN Physical Gold Shares ETFTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan iShares MSCI Indonesia ETF dan ABRDN Physical Gold Shares ETF: iShares MSCI Indonesia ETF diperdagangkan di $11,89 (kapitalisasi pasar $409,22M), sedangkan ABRDN Physical Gold Shares ETF diperdagangkan di $39,92 (kapitalisasi pasar $7,03B). Perbedaan utamanya: iShares MSCI Indonesia ETF jauh lebih besar — sekitar 58210526315,8× kapitalisasi pasar ABRDN Physical Gold Shares ETF, dan iShares MSCI Indonesia ETF lebih aktif diperdagangkan (879.527 vs 2.350.550). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares MSCI Indonesia ETF selama 76 Hari dan ABRDN Physical Gold Shares ETF selama 57 Hari.

EIDOSGOL
Kapitalisasi Pasar
$409,22M$7,03B
Volume
879.5272.350.550
Tertinggi 52 Minggu
$19,22$51,41
Terendah 52 Minggu
$10,80$37,54
Rata-rata Waktu Simpan
76 Hari57 Hari
Sektor
—Commodities - Metals/Agriculture

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

iShares MSCI Indonesia ETF

EIDO (iShares MSCI Indonesia ETF) diperdagangkan pada $11.67 dengan penurunan 1.6% dalam 24 jam terakhir. Sinyal teknis secara keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat. ETF ini menghadapi tantangan dari arus keluar modal asing dari pasar Asia dan ketergantungan tinggi pada sektor keuangan (44%) yang membatasi pertumbuhan. Volume perdagangan turun 21% dari rata-rata harian, menunjukkan berkurangnya minat investor.

Outlook EIDO tetap tertantang dengan momentum teknis bearish dan sentimen investor yang lemah terhadap pasar emerging markets. Potensi upside terbatas oleh pertumbuhan EPS jangka panjang yang rendah (5.9%) meskipun valuasi P/E 8.7x terlihat menarik. Risiko utama termasuk volatilitas pasar emerging, ketergantungan sektor keuangan, dan rotasi modal global dari Asia.

ABRDN Physical Gold Shares ETF

SGOL menunjukkan performa positif dengan kenaikan 2.31% menjadi $39.92, namun sinyal teknis secara keseluruhan bearish dengan 17 indikator jual versus 2 beli. Analisis teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages seluruhnya bearish, sementara berita terkini mengindikasikan volatilitas harga emas akibat fluktuasi imbal hasil Treasury dan ekspektasi suku bunga Fed.

Outlook SGOL menghadapi tekanan dari lingkungan suku bunga tinggi namun didukung permintaan fisik yang kuat dari China. Risiko utama berasal dari kebijakan moneter Fed yang hawkish, sementara peluang muncul dari ketidakpastian geopolitik dan inflasi yang berkelanjutan. Investor perlu memantau perkembangan data ekonomi AS dan dinamika imbal hasil obligasi.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

EIDO
92% Beli8% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 76 Hari
SGOL
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 57 Hari

Tentang iShares MSCI Indonesia ETF

Reksa dana indeks ini umumnya akan menginvestasikan setidaknya 80% dari asetnya dalam sekuritas komponen dari indeks targetnya dan dalam investasi yang memiliki karakteristik ekonomi yang secara substansial identik dengan sekuritas komponen dari indeks targetnya. Indeks tersebut adalah indeks kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan pengambang float bebas yang dirancang untuk mengukur kinerja segmen kapitalisasi besar, menengah, dan kecil dari pasar ekuitas di Indonesia. Reksa dana ini tidak terdiversifikasi.

Selengkapnya di halaman EIDO →

Tentang ABRDN Physical Gold Shares ETF

SGOL adalah ETF yang dirancang untuk melacak kinerja harga emas batangan. ETF ini didukung oleh emas fisik yang disimpan dalam brankas aman, yang dialokasikan ke rekening kustodian ETF. Dengan menyediakan kepemilikan langsung atas emas tanpa perlu penyimpanan fisik atau asuransi, SGOL menawarkan kepada investor cara yang nyaman dan hemat biaya untuk mendapatkan eksposur ke pasar emas.

Selengkapnya di halaman SGOL →