Beli & Jual ABRDN Physical Gold Shares ETF (SGOL) – Harga ABRDN Physical Gold Shares ETF Hari Ini
Ringkasan Aura AI
Statistik Pasar
- -Market Cap
- Commodities - Metals/AgricultureSektor
- -18,19%3M Drawdown
- -Enterprise Value
- -Imbal Hasil Dividen
- 10 hariTypical Hold Time
Dalam 52 minggu terakhir, ABRDN Physical Gold Shares ETF diperdagangkan di kisaran harga terendah $30,46 dan tertinggi $51,41, yang mencerminkan rentang pergerakan harga tahunan. Dalam tiga bulan terakhir, ABRDN Physical Gold Shares ETF mencatat drawdown sebesar -18,19%, mencerminkan volatilitas harga terkini. Rata-rata, investor menahan ABRDN Physical Gold Shares ETF selama sekitar 10 hari, yang mencerminkan perilaku investor di platform.
Tentang ABRDN Physical Gold Shares ETF
SGOL adalah ETF yang dirancang untuk melacak kinerja harga emas batangan. ETF ini didukung oleh emas fisik yang disimpan dalam brankas aman, yang dialokasikan ke rekening kustodian ETF. Dengan menyediakan kepemilikan langsung atas emas tanpa perlu penyimpanan fisik atau asuransi, SGOL menawarkan kepada investor cara yang nyaman dan hemat biaya untuk mendapatkan eksposur ke pasar emas.
Berita Terbaru
Presale AlphaPepe hampir habis dengan dana $1,25 juta dan 8.700 pemegang sebelum peluncuran bursa Q2.
Presale AlphaPepe mendekati habis di Tahap 16 dengan penggalangan dana lebih dari $1,25 juta dan lebih dari 8.700 pemegang token. Proyek ini juga memiliki lebih dari 4.000 pengguna aktif pada demo bursa terdesentralisasi AlphaSwap yang didukung AI da...

Ekonomi China melambat pada April dengan pertumbuhan ritel, produksi, dan investasi yang lemah
Ekonomi China menunjukkan perlambatan pada April dengan penjualan ritel hanya tumbuh 0,2%, produksi industri naik 4,1%, dan investasi aset tetap perkotaan menyusut 1,6%, semua di bawah ekspektasi. Perlambatan ini sebagian disebabkan dampak perang Ira...

Saham Replimune anjlok 64% setelah FDA tolak aplikasi pengobatan melanoma, investor ikuti penyelidikan penipuan.
Replimune Group mengumumkan FDA mengeluarkan surat tanggapan lengkap yang menolak aplikasi izin biologis untuk RP1 kombinasi nivolumab dalam pengobatan melanoma lanjut. Perusahaan dan FDA berselisih soal kecukupan data yang diajukan, menyebabkan saha...
