Perbedaan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund dan Tyson Foods, Inc.: Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $32,92 (kapitalisasi pasar $1,92B), sedangkan Tyson Foods, Inc. diperdagangkan di $52,83 (kapitalisasi pasar $18,41B). Perbedaan utamanya: Tyson Foods, Inc. jauh lebih besar — sekitar 9,6× kapitalisasi pasar Invesco DB Commodity Index Tracking Fund, dan Tyson Foods, Inc. membagikan dividen 3,9%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund selama 61 Hari dan Tyson Foods, Inc. selama 76 Hari.
| DBC | TSN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,92B | $18,41B |
Volume | 1.375.556 | 3.757.599 |
Sektor | Commodities - Metals/Agriculture | Consumer Staples |
Tertinggi 52 Minggu | $33,68 | $68,75 |
Terendah 52 Minggu | $22,07 | $50,47 |
Rata-rata Waktu Simpan | 61 Hari | 76 Hari |
Nilai Perusahaan | — | $25,68B |
Imbal Hasil Dividen | — | 3,9% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBC diperdagangkan di $32.51, turun 0.55% dalam 24 jam dengan sinyal teknis keseluruhan bullish. Fundamental menunjukkan pendapatan 2024 $82.59 juta dan laba bersih $22.38 juta, dengan arus kas operasi positif $431.54 juta. Aset total $1.29 miliar didukung ekuitas $1.28 miliar, menunjukkan struktur modal yang kuat tanpa utang. Tren pendapatan dan profitabilitas bervariasi, dengan margin laba bersih 2024 sebesar 27.1%.
Outlook DBC didukung oleh fundamental yang sehat dan momentum teknis bullish, namun volatilitas pendapatan historis dan eksposur sektor komoditas menimbulkan risiko. Investor dapat mempertimbangkan stabilitas neraca dan arus kas operasi yang kuat sebagai faktor positif, sementara mengawasi konsistensi pertumbuhan pendapatan ke depan.
Saham TSN diperdagangkan di $52.71, naik 1.95% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish secara keseluruhan namun mendekati level support kritis. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/S 0.33 dan P/B 1.02, meski margin laba bersih tipis di 1.03%. Perusahaan menghadapi tekanan dari kerugian divisi daging sapi dan investigasi hukum terkait revisi panduan pendapatan, namun tetap membayar dividen konsisten.
Outlook bercampur: analis konsensus buy 53% dengan target harga $65.40 memberikan potensi upside 24%, namun risiko investigasi hukum dan volatilitas harga komoditas dapat membatasi kenaikan. Kinerja kuartalan yang beragam dan arus kas operasi positif $2.16B menjadi penyeimbang terhadap tantangan operasional.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.
Selengkapnya di halaman DBC →Tyson Foods adalah produsen ayam dan daging sapi olahan terbesar di AS. Ini juga merupakan produsen besar daging babi olahan dan produk berbasis protein dengan merek Jimmy Dean, Hillshire Farm, Ball Park, Sara Lee, Aidells, State Fair, dan Raised & Rooted, untuk beberapa nama. Tyson menjual 81% produknya melalui berbagai saluran AS, termasuk pengecer (47% pada tahun fiskal 2021), layanan makanan (32%), dan perusahaan industri dan makanan kemasan lainnya (10%). Selain itu, 11% pendapatan perusahaan ini berasal dari ekspor ke Kanada, Meksiko, Brasil, Eropa, China, dan Jepang.
Selengkapnya di halaman TSN →