Perbedaan Invesco DB Agriculture Fund dan VanEck Gold Miners ETF: Invesco DB Agriculture Fund diperdagangkan di $28,47 (kapitalisasi pasar $1,32B), sedangkan VanEck Gold Miners ETF diperdagangkan di $88,59 (kapitalisasi pasar $25,65B). Perbedaan utamanya: VanEck Gold Miners ETF jauh lebih besar — sekitar 19,4× kapitalisasi pasar Invesco DB Agriculture Fund, dan Invesco DB Agriculture Fund lebih aktif diperdagangkan (771.657 vs 16.534.046). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Invesco DB Agriculture Fund selama 24 Hari dan VanEck Gold Miners ETF selama 76 Hari.
| DBA | GDX | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $1,32B | $25,65B |
Volume | 771.657 | 16.534.046 |
Tertinggi 52 Minggu | $29,49 | $115,84 |
Terendah 52 Minggu | $25,44 | $68,28 |
Rata-rata Waktu Simpan | 24 Hari | 76 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DBA (Invesco DB Agriculture Fund ETF) diperdagangkan pada $28.41, turun 0.28% hari ini dengan sinyal teknis secara keseluruhan bearish. ETF ini telah memberikan return 12.4% year-to-date, mengungguli S&P 500 dalam beberapa bulan terakhir didorong oleh risiko cuaca dan ketegangan geopolitik. Namun, rasio biaya yang tinggi sebesar 0.85% dan volatilitas komoditas menjadi perhatian.
Outlook DBA didukung momentum bullish jangka panjang sejak 2020 dengan diversifikasi futures pertanian, namun menghadapi risiko dari volatilitas harga komoditas dan dinamika geopolitik. Investor perlu mempertimbangkan eksposur sektor pertanian yang berisiko tinggi meskipun memiliki potensi keuntungan dari faktor cuaca dan permintaan global.
GDX (VanEck Gold Miners ETF) diperdagangkan di $89.31 dengan kenaikan 4.51% dalam 24 jam terakhir. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat, sementara fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 10.4x menurut analis Seeking Alpha 29 Agustus 2026. Berita terbaru menunjukkan minat institusional yang beragam dengan beberapa lembaga mengurangi posisi sementara yang lain menambah.
Outlook GDX menghadapi tekanan dari kenaikan suku bunga namun didukung valuasi menarik dan potensi rebound emas. Risiko utama meliputi volatilitas harga komoditas dan tekanan sektor pertambangan. Analis melihat peluang catch-up trade mengingat kinerja tertinggal dari harga emas fisik.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Indeks yang terdiri dari satu atau lebih komoditas dasar ("komoditas indeks") ini dimaksudkan untuk mencerminkan sektor pertanian. Reksa dana ini mengejar tujuan investasinya dengan berinvestasi dalam portofolio kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa.
Selengkapnya di halaman DBA →Reksa dana indeks ini menginvestasikan setidaknya 80% dari total asetnya dalam saham dan sertifikat penitipan efek dari perusahaan dalam industri penambangan emas. Reksa dana indeks ini mencakup perusahaan yang terdaftar secara publik dan terlibat dalam penambangan emas dan perak dengan kapitalisasi pasar yang telah dimodifikasi. Reksa dana indeks ini tidak terdiversifikasi.
Selengkapnya di halaman GDX →