
Alphabet, perusahaan induk Google, melaporkan hasil keuangan yang kuat untuk kuartal kedua 2023. Pendapatan konsolidasi perusahaan meningkat 7% menjadi US$74,6 miliar, didorong oleh pertumbuhan di layanan Search, YouTube, dan Cloud. Pendapatan dari layanan Google mencapai US$66 miliar, dengan pertumbuhan 5% secara tahunan. Selain pendapatan dari iklan Google yang bertumbuh 5% YoY, pendapatan iklan YouTube meningkat 4% YoY.
Google Cloud melaporkan pendapatan kuartal II sebesar US$8 miliar, naik 28% secara tahunan. Pendapatan operasional Google Services mencapai US$23,5 miliar, naik 8%, dan Google Cloud memiliki pendapatan operasional sebesar $395 juta. Alphabet melaporkan laba bersih sebesar US$18,4 miliar dimana jauh di atas ekspektasi analis di US$16,8 miliar.
Ke depan, Alphabet berencana untuk fokus meningkatkan konsumsi konten video melalui inisiatif seperti YouTube Shorts dan Living Room. Perusahaan juga bertujuan untuk berinvestasi dalam infrastruktur teknis, terutama dalam bidang kecerdasan buatan (AI), dan memperluas kapasitas pusat data. Meskipun menghadapi tantangan pertumbuhan pendapatan perangkat keras dan pertumbuhan konsumsi di Google Cloud, Alphabet tetap berkomitmen untuk menciptakan nilai keuangan jangka panjang yang berkelanjutan.
Kinerja kuat Alphabet, yang melampaui ekspektasi analis, menunjukkan fokus perusahaan pada peningkatan pengalaman pengguna, memanfaatkan AI, dan memperluas bisnis cloud untuk kesuksesan di masa depan.


