
Apple Inc (ticker: AAPL) adalah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang memproduksi serta menjual Iphone, Ipad, Mac, Apple Watch, AirPods, iOS, macOS, watchOS, serta menjual layanan digital seperti App Store, Apple Music, iCloud, Apple TV+, Apple Pay, dan lainnya. Apple dijadwalkan akan melaporkan hasil keuangan kuartal pertama (Q1) tahun fiskal 2026 pada hari Kamis, 29 Januari 2026.
Key Highlight
|
| Rating Wall Street | : BUY |
|---|---|
| Target Price (1Y) | : $315 (Morgan Stanley) |
| Upside | : 20.98% dari harga closing price 7 Januari 2026 di level US$260.36 |
Beli Call Options $AAPL di Sini!
Ancaman Tarif Trump Berpotensi Meningkatkan Biaya Produksi
Apple sangat tergantung pada manufaktur di Tiongkok, termasuk dari pemasok seperti Foxconn dan Pegatron. Jika pemerintah AS memberlakukan tarif impor terhadap produk dari Tiongkok, maka biaya untuk membawa iPhone, iPad, dan Mac ke AS meningkat. Apple punya dua opsi buruk:
- Menyerap biaya itu sendiri → margin keuntungan turun.
- Menaikkan harga jual produk di AS → penjualan bisa turun.
Persaingan Ketat di Pasar Teknologi
Apple bersaing ketat dengan:
- Samsung, Xiaomi, Huawei di hardware
- Google, Microsoft, Amazon di layanan cloud, AI, dan software
Perang harga, inovasi AI, dan strategi distribusi lawan bisa menggoyang posisi Apple
Risiko Inovasi & Adaptasi AI
Apple dianggap agak tertinggal dalam perlombaan AI, dibanding Microsoft (OpenAI), Google (Gemini), atau Meta. Investor khawatir jika Apple gagal menghadirkan inovasi AI yang kompetitif.
Risiko Security
Apple berencana untuk menggunakan OpenAI atau Anthropic untuk menggerakkan Siri. Hal ini mengartikan bahwa terdapat risiko security data dan privasi pengguna karena Siri memproses data pribadi (lokasi, pesan, kontak). Jika data dikirim ke AI eksternal, bisa terjadi kebocoran privasi. Selain itu, citra dan kepercayaan Apple juga berpotensi tercoreng karena selama ini Apple dikenal karena mengutamakan privasi dan kontrol lokal (on-device).
Risiko Penundaan iPhone 18 (2026)
AAPL saat ini sedang mengalami tekanan koreksi jangka pendek (short-term bearish) karena harga bergerak di bawah level MA 20 dan MA 50, meskipun tren besar jangka panjang masih terjaga di atas MA 200. Level resisten dinamis terdekat berada di kisaran $273 yang merupakan area pertemuan ("death cross") antara MA 20 dan MA 50. Indikator Stochastic RSI menunjukkan kondisi extreme oversold (sangat jenuh jual) di area bawah, yang mengindikasikan tekanan jual mungkin sudah mulai terbatas dan membuka peluang terjadinya technical rebound.
Area support kunci terdekat berada di level $259 yang merupakan area resisten sebelumnya (previous high) yang kini berfungsi sebagai support. Jika harga gagal bertahan di level ini, risiko penurunan lanjutan akan terbuka menuju support kuat berikutnya di $236 atau MA 200 di $232. Namun, dengan posisi indikator yang sudah sangat oversold, skenario rebound cukup potensial selama area $259 mampu dipertahankan.

Beli Call Options $AAPL di Sini!
Download aplikasi Pluang untuk investasi di 1000+ pilihan aset yang mencakup Saham AS & ETF, Options Trading untuk Saham AS & ETF, Aset Crypto, Crypto Futures, Emas, dan juga puluhan produk Reksa Dana, semua mulai dari Rp10.000 saja! Di Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena Pluang sudah bekerja sama dengan mitra-mitra tepercaya yang memiliki izin dan diawasi oleh lembaga pemerintah terkait. Yuk, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!
Davion Arsinio
Davion Arsinio
Bagikan artikel ini