Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Saham Indomaret: Emiten Mana yang Menaunginya?
shareIcon

Saham Indomaret: Emiten Mana yang Menaunginya?

3 Sep 2026, 1:49 PM
·
Waktu baca: 4 menit
shareIcon
saham-indomaret-emiten-pemilik
Indomaret tidak tercatat sebagai emiten tersendiri di Bursa Efek Indonesia. Jaringan minimarket ini dinaungi oleh PT Indomarco Prismatama, pemegang merek Indomaret, yang sebagian sahamnya — sekitar 40% — dimiliki oleh emiten publik PT Indoritel Makmur Internasional Tbk dengan kode saham DNET (IDX Channel, Agustus 2025). Artinya, investor yang ingin memiliki eksposur ke bisnis Indomaret melalui pasar modal dapat melakukannya lewat saham DNET.Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi merupakan tanggung jawab pembaca sepenuhnya setelah melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.

Emiten Apa yang Menaungi Saham Indomaret?

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) adalah emiten publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan memiliki sekitar 40% saham PT Indomarco Prismatama, perusahaan pemegang merek dan operator jaringan ritel Indomaret (IDX Channel, Agustus 2025). Karena Indomaret sendiri berbentuk PT Indomarco Prismatama yang belum melantai di bursa, DNET menjadi jalur investasi tidak langsung yang tersedia di pasar modal bagi investor yang ingin memiliki eksposur ke bisnis Indomaret.

Jawaban Singkat:

  • Indomaret dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, yang belum tercatat sebagai emiten sendiri di BEI.
  • PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) memiliki sekitar 40% saham Indomarco Prismatama, sehingga menjadi jalur investasi tidak langsung ke Indomaret.
  • DNET dikendalikan oleh Grup Salim melalui PT Megah Eraraharja sebagai pemegang saham pengendali.

Siapa Pemilik PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)?

Berdasarkan data kepemilikan per pertengahan 2025, komposisi pemegang saham utama DNET adalah sebagai berikut:

Pemegang SahamPorsi Kepemilikan
Hannawell Group Limited39,35%
Anthoni Salim±23%–25%
PT Megah Eraraharja (pemegang saham pengendali)20,13%
PublikSisanya beredar di pasar

PT Megah Eraraharja tercatat sebagai pemegang saham pengendali (PSP) di DNET, dan struktur kepemilikan ini menempatkan DNET sebagai bagian dari kelompok usaha yang dikendalikan Anthoni Salim, yang juga dikenal luas melalui Grup Salim (IDX Channel, Agustus 2025).

Berapa Persen Kepemilikan DNET di PT Indomarco Prismatama (Indomaret)?

DNET tercatat memiliki sekitar 40% saham di PT Indomarco Prismatama, perusahaan yang memegang merek dan menjalankan operasional jaringan minimarket Indomaret (IDX Channel, Agustus 2025). Per akhir kuartal III 2025, jaringan Indomaret tercatat memiliki 23.441 gerai, tumbuh 3,35% dari 22.682 gerai pada 2024 (CNBC Indonesia, Februari 2026), menjadikannya salah satu jaringan minimarket dengan gerai terbanyak di Indonesia bersama kompetitornya.

Bisnis Apa Saja yang Dimiliki DNET Selain Indomaret?

Selain Indomaret, DNET juga memegang saham di sejumlah perusahaan lain melalui skema rights issue senilai sekitar Rp7 triliun pada 2013, sehingga DNET dikenal sebagai emiten dengan portofolio bisnis konsumer yang lebih luas dari sekadar ritel:

  • PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) — pemegang hak waralaba eksklusif KFC dan Taco Bell di Indonesia, dengan kepemilikan DNET sekitar 35,84% (IDX Channel, Agustus 2025).
  • PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) — produsen roti kemasan dengan merek Sari Roti, dengan kepemilikan DNET sekitar 25,77% (IDX Channel, Agustus 2025).
  • PT Mega Akses Persada (FiberStar) — penyedia jaringan serat optik.

Struktur bisnis ini membuat kinerja saham DNET tidak hanya bergantung pada Indomaret, tetapi juga pada kinerja gabungan seluruh anak dan asosiasi usahanya.

Bagaimana Cara Investasi di Saham DNET Melalui BEI?

  1. Buka rekening efek melalui perusahaan sekuritas yang berizin dan diawasi OJK, misalnya melalui produk Saham Indonesia di Pluang.
  2. Cari kode saham DNET di aplikasi, lalu pelajari laporan keuangan dan struktur bisnisnya, termasuk menggunakan fitur Screeners untuk membandingkan indikator fundamental seperti PER dan dividend yield.
  3. Tentukan jumlah lot sesuai lot saham minimum dan rencana alokasi dana.
  4. Lakukan transaksi dan pantau performa secara berkala sebagai bagian dari portofolio yang terdiversifikasi.

Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Apa Risiko Investasi di Saham DNET?

  • Risiko perusahaan induk (holding). Kinerja DNET bergantung pada kinerja gabungan Indomarco Prismatama, Fastfood Indonesia, dan Nippon Indosari Corpindo, sehingga penurunan kinerja salah satu lini bisnis dapat memengaruhi laba konsolidasi.
  • Risiko sektor konsumer. Bisnis ritel dan makanan-minuman sensitif terhadap daya beli masyarakat dan persaingan usaha, termasuk persaingan antar-jaringan minimarket.
  • Risiko likuiditas saham. Sebagian besar saham DNET dikuasai pemegang saham pengendali, sehingga jumlah saham yang beredar bebas (free float) di pasar relatif terbatas dan dapat memengaruhi likuiditas transaksi.

Setiap instrumen investasi saham memiliki risiko, termasuk risiko kehilangan modal. Kinerja masa lalu suatu emiten tidak menjamin atau mencerminkan hasil di masa depan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan seputar Saham Indomaret

Apakah Indomaret Terdaftar Langsung di BEI?

Tidak. Indomaret beroperasi di bawah PT Indomarco Prismatama yang belum tercatat sebagai emiten tersendiri di Bursa Efek Indonesia. Investor yang ingin memiliki eksposur ke bisnis Indomaret melalui pasar modal dapat melakukannya secara tidak langsung lewat saham DNET, yang memiliki sekitar 40% saham Indomarco Prismatama.

Apa Beda DNET dengan Indomaret?

DNET (PT Indoritel Makmur Internasional Tbk) adalah perusahaan investasi atau holding yang tercatat di BEI dan memiliki saham di beberapa perusahaan, termasuk sekitar 40% saham Indomarco Prismatama selaku pemegang merek Indomaret. Indomaret sendiri adalah merek dan jaringan minimarket yang dioperasikan oleh Indomarco Prismatama, bukan entitas yang diperdagangkan langsung di bursa.

Siapa Pengendali Utama di Balik Saham DNET?

Pemegang saham pengendali DNET adalah PT Megah Eraraharja, yang merupakan bagian dari kelompok usaha yang dikendalikan Anthoni Salim atau dikenal luas sebagai Grup Salim (IDX Channel, Agustus 2025).

Apakah Saham DNET Hanya Berisi Bisnis Ritel?

Tidak. Selain memiliki saham di Indomarco Prismatama (Indomaret), DNET juga memiliki saham di Fastfood Indonesia (FAST) selaku pemegang waralaba KFC dan Taco Bell, Nippon Indosari Corpindo (ROTI) produsen Sari Roti, serta Mega Akses Persada (FiberStar) di bidang jaringan serat optik.

Kesimpulan

Indomaret dinaungi oleh PT Indomarco Prismatama, yang sebagian sahamnya — sekitar 40% — dimiliki oleh emiten publik PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), dengan pengendali utama Grup Salim melalui PT Megah Eraraharja. Selain Indomaret, DNET juga memiliki saham di Fastfood Indonesia (FAST) dan Nippon Indosari Corpindo (ROTI), sehingga kinerjanya dipengaruhi oleh gabungan beberapa lini bisnis konsumer. Untuk meriset dan bertransaksi saham DNET maupun emiten lainnya, kamu dapat memanfaatkan produk Saham Indonesia dan fitur Screeners di Pluang.


Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1