ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Saham Adalah: Definisi, Cara Kerja, Jenis & Cara Beli Aman 2026
shareIcon

Saham Adalah: Definisi, Cara Kerja, Jenis & Cara Beli Aman 2026

4 Jun 2026, 5:56 PM
·
Waktu baca: 9 menit
shareIcon
lantai-bursa-definisi-saham
Saham adalah surat berharga yang merepresentasikan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Ketika Anda membeli saham sebuah perusahaan, artinya Anda menjadi salah satu pemilik perusahaan tersebut — sesuai proporsi jumlah saham yang dimiliki. Artikel ini membahas secara lengkap definisi saham, cara kerjanya, jenis-jenisnya, istilah penting seperti dividen, emiten, capital gain, hingga cara beli saham untuk pemula di Indonesia tahun 2026.

Apa Itu Saham? Definisi dan Pengertian Dasar

Saham adalah instrumen investasi berupa surat berharga yang diterbitkan oleh perusahaan (emiten) sebagai bukti kepemilikan modal. Dalam konteks pasar modal Indonesia, saham diperdagangkan secara resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Secara sederhana, saham adalah "potongan kecil" dari sebuah perusahaan yang bisa Anda beli. Jika Anda membeli 1.000 lembar saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dari total 123 miliar lembar saham yang beredar, maka Anda memiliki sekitar 0,0000008% kepemilikan di BCA.

Definisi saham menurut OJK adalah efek berbentuk surat berharga yang merupakan tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Sementara menurut Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995, saham termasuk dalam kategori efek yang dapat diperjualbelikan di pasar modal.

Mengapa Perusahaan Menerbitkan Saham?

Perusahaan menerbitkan saham untuk mendapatkan dana segar dari publik tanpa harus meminjam ke bank. Dana tersebut digunakan untuk ekspansi bisnis, membayar utang, atau membiayai proyek baru. Proses pertama kali perusahaan menjual sahamnya kepada publik disebut Initial Public Offering (IPO), dan sejak saat itu perusahaan tersebut berstatus sebagai emiten di BEI.


Apa Itu Emiten? Hubungannya dengan Saham

Emiten adalah perusahaan yang telah menerbitkan efek (termasuk saham) kepada publik melalui pasar modal dan terdaftar resmi di Bursa Efek Indonesia. Setiap kali Anda membeli saham di aplikasi investasi, Anda sedang membeli saham dari emiten.

Contoh emiten saham terbesar di Indonesia berdasarkan kapitalisasi pasar:

  • BBCA – PT Bank Central Asia Tbk

  • BBRI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

  • TLKM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

  • ASII – PT Astra International Tbk

  • BMRI – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Investor wajib memahami profil emiten sebelum membeli saham, karena kinerja emiten secara langsung menentukan nilai dan return saham yang Anda miliki.


Cara Kerja Investasi Saham

Cara kerja investasi saham cukup sederhana: Anda membeli saham di harga tertentu, kemudian harga saham tersebut bergerak naik atau turun mengikuti mekanisme pasar — yaitu pertemuan antara penawaran (supply) dan permintaan (demand) di bursa.

Berikut alur kerja investasi saham secara ringkas:

  1. Investor membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) di sekuritas yang terdaftar OJK

  2. Investor menyetor dana ke RDN sebagai modal awal

  3. Investor memilih saham berdasarkan analisis fundamental atau teknikal

  4. Order beli ditempatkan di harga pasar atau harga limit tertentu

  5. Transaksi terjadi ketika ada penjual yang bersedia di harga yang sama

  6. Saham masuk ke portofolio investor dan siap dipantau performanya

  7. Investor memperoleh return melalui dua jalur: dividen dan capital gain

Jam perdagangan saham di BEI berlangsung pada hari Senin–Jumat (kecuali hari libur nasional):

  • Sesi 1: 09.00 – 12.00 WIB (hingga 11.30 WIB setiap Jumat)

  • Sesi 2: 13.30 – 15.49 WIB (mulai 14.00 WIB setiap Jumat),


Apa Itu Dividen? Cara Investor Mendapat Keuntungan dari Saham

Dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham, sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki. Dividen merupakan salah satu dari dua sumber utama keuntungan dalam investasi saham — selain capital gain.

Perusahaan tidak wajib membagikan dividen setiap tahun. Keputusan pembagian dividen ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan bergantung pada profitabilitas serta kebijakan keuangan emiten.

Jenis-Jenis Dividen

Jenis Dividen

Penjelasan

Dividen Tunai

Dibayarkan dalam bentuk uang tunai ke rekening pemegang saham

Dividen Saham

Dibayarkan dalam bentuk saham tambahan, bukan uang tunai

Dividen Interim

Dibagikan sebelum tahun buku berakhir, biasanya di tengah tahun

Dividen Final

Dibagikan setelah laporan keuangan tahunan disetujui RUPS

Istilah Penting Seputar Dividen

  • Cum Date: tanggal terakhir Anda harus memiliki saham agar berhak mendapat dividen

  • Ex-Date: tanggal pertama saham diperdagangkan tanpa hak dividen

  • Payment Date: tanggal dividen ditransfer ke rekening investor

  • Dividend Yield: persentase dividen terhadap harga saham; semakin tinggi, semakin menarik secara income

Contoh: Jika BBRI membagikan dividen Rp200 per saham dan Anda memiliki 10.000 lembar saham BBRI, maka Anda menerima Rp2.000.000 tunai — masuk ke RDN Anda.


Apa Itu Capital Gain? Cara Untung dari Kenaikan Harga Saham

Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh investor dari selisih harga jual saham yang lebih tinggi dibandingkan harga belinya. Ini adalah cara kedua menghasilkan keuntungan dari investasi saham.

Rumus Capital Gain:

Capital Gain = Harga Jual − Harga Beli (× Jumlah Lembar Saham)

Contoh: Anda membeli 5.000 lembar saham BBCA di harga Rp9.000 per lembar, lalu menjualnya di harga Rp10.500. Maka capital gain Anda adalah:

(Rp10.500 − Rp9.000) × 5.000 = Rp7.500.000

Sebaliknya, jika harga saham turun di bawah harga beli Anda, kondisi ini disebut capital loss — kerugian akibat penurunan harga saham.

Capital Gain vs. Dividen: Perbedaan Utama

Aspek

Capital Gain

Dividen

Sumber keuntungan

Kenaikan harga saham

Pembagian laba perusahaan

Kapan diterima

Saat saham dijual

Sesuai jadwal RUPS

Kepastian

Tidak pasti (tergantung pasar)

Tidak selalu ada, bergantung laba

Pajak

0,1% dari nilai transaksi jual

10% final dari nilai dividen bruto

Cocok untuk

Investor growth / trader

Investor income / jangka panjang

Apa Itu Free Float Saham?

Free float saham adalah persentase jumlah saham perusahaan yang bebas diperdagangkan oleh publik di pasar terbuka — tidak termasuk saham yang dikunci oleh pemegang saham pengendali (mayoritas), pemerintah, atau investor institusi besar yang tidak aktif berdagang.

Rumus Free Float:

Free Float = (Total Saham Beredar − Saham yang Dikunci) / Total Saham Beredar × 100%

Mengapa Free Float Penting?

  • Likuiditas pasar: Free float yang tinggi berarti lebih banyak saham yang bisa diperdagangkan, sehingga harga lebih stabil dan mudah dibeli/dijual

  • Masuk indeks: BEI memperhitungkan free float dalam penyusunan indeks LQ45 dan IDX30; saham dengan free float rendah sulit masuk indeks bergengsi

  • Volatilitas: Saham dengan free float sangat rendah rentan dimanipulasi harganya karena pasokan di pasar terbatas

Contoh: Perusahaan A memiliki 10 miliar lembar saham beredar. Pemegang saham pengendali menguasai 6 miliar lembar. Maka free float-nya adalah 40% — cukup sehat untuk diperdagangkan secara aktif.


Jenis-Jenis Saham yang Perlu Diketahui Investor

Berdasarkan Hak Kepemilikan

Jenis

Penjelasan

Saham Biasa (Common Stock)

Paling umum diperdagangkan. Pemegang berhak atas dividen dan hak suara di RUPS

Saham Preferen (Preferred Stock)

Mendapat dividen lebih dahulu, namun umumnya tidak punya hak suara

Berdasarkan Kapitalisasi Pasar

Jenis

Kapitalisasi

Karakteristik

Saham Big Cap / Blue Chip

> Rp10 triliun

Stabil, likuid, cocok untuk pemula (contoh: BBCA, TLKM, ASII)

Saham Mid Cap

Rp1–10 triliun

Pertumbuhan lebih tinggi, risiko lebih besar

Saham Small Cap

< Rp1 triliun

Potensi return besar, namun sangat volatil

Berdasarkan Sektor (GICS di BEI)

BEI mengelompokkan emiten ke dalam 11 sektor, antara lain: Energi, Keuangan, Kesehatan, Teknologi, Konsumsi, Properti, Infrastruktur, Industri, Material, Transportasi, dan Utilitas. Diversifikasi lintas sektor adalah strategi dasar manajemen risiko investasi saham.


Risiko Investasi Saham yang Wajib Dipahami

Investasi saham mengandung risiko. Sebelum mulai berinvestasi, pahami risiko-risiko berikut:

  • Risiko pasar: Harga saham bisa turun akibat kondisi ekonomi makro, sentimen global, atau perang

  • Risiko likuiditas: Beberapa saham sulit dijual karena volume perdagangan rendah

  • Risiko emiten: Kinerja perusahaan memburuk, laba turun, atau bahkan bangkrut

  • Risiko capital loss: Harga jual lebih rendah dari harga beli

  • Risiko suspense/delisting: Saham bisa dihentikan sementara atau dihapus dari bursa oleh OJK

Penting: Investasi saham tidak dijamin pemerintah dan tidak termasuk dalam program penjaminan LPS. Selalu investasi sesuai profil risiko dan kemampuan finansial Anda.


Cara Beli Saham untuk Pemula di Indonesia 2026

Langkah 1 — Pilih Aplikasi Saham yang Terdaftar OJK

Sebelum bisa membeli saham, Anda memerlukan akun di perusahaan sekuritas yang terdaftar dan diawasi OJK. Salah satu platform terpercaya adalah Pluang.

Langkah 2 — Buka Rekening Saham dan RDN

Setelah memilih platform, buka rekening efek secara online. Di Pluang, prosesnya dilakukan 100% digital:

  1. Unduh aplikasi Pluang

  2. Daftar dan verifikasi identitas (KTP + selfie)

  3. Isi formulir pembukaan rekening efek

  4. Buka Rekening Dana Nasabah (RDN) melalui BCA atau Bank Jago

  5. Setujui syarat dan ketentuan; tunggu aktivasi (biasanya 1–3 hari kerja)

Langkah 3 — Setor Dana ke RDN

Setelah RDN aktif, transfer dana ke RDN Anda. Dana ini yang akan digunakan untuk membeli saham. Tidak ada minimum setoran tetap — namun 1 lot saham = 100 lembar, jadi pastikan saldo Anda mencukupi untuk membeli minimal 1 lot saham yang Anda incar.

Langkah 4 — Pilih Saham dan Lakukan Analisis

Jangan beli saham hanya berdasarkan "katanya" atau tren media sosial. Lakukan analisis dasar:

  • Analisis Fundamental: Periksa laporan keuangan, rasio P/E, ROE, DER, dan prospek bisnis emiten

  • Analisis Teknikal: Perhatikan pola grafik harga, volume perdagangan, dan indikator teknikal seperti Moving Average

Langkah 5 — Beli Saham

Di aplikasi Pluang:

  1. Masuk ke menu Saham Indonesia

  2. Cari ticker saham (contoh: BBCA, TLKM)

  3. Tap Beli, masukkan jumlah lot dan harga

  4. Konfirmasi transaksi

Setelah order tereksekusi, saham masuk ke portofolio Anda.


Mulai Investasi Saham Indonesia di Pluang

Pluang kian memantapkan posisinya sebagai salah satu aplikasi saham Indonesia terbaik dengan menawarkan ekosistem multi-aset yang luas dan telah digunakan lebih dari 13 juta pengguna, aplikasi ini menawarkan pengalaman investasi digital yang aman, berizin dan diawasi Bappebti, OJK dan BI (Bank Indonesia).

Secara keseluruhan, melalui satu aplikasi, pengguna dapat mengakses 2.000+ produk investasi, mulai dari crypto, saham Indonesia (IDX), saham dan ETF Amerika, logam mulia (emas, silver, tembaga), reksa dana, hingga produk derivatif seperti crypto perps dan options saham AS, dengan struktur biaya yang kompetitif.

Fitur & Keunggulan

  • Aplikasi Trading Saham Indonesia Terlengkap: Akses ke 950+ saham Indonesia langsung di ekosistem yang sama dengan portofolio saham AS, crypto, emas digital, dan reksa dana.

  • Fitur Analisis Lengkap (Pro): Menyediakan fitur charting modern, Stock Screener, dan data finansial lengkap untuk membantu pengambilan keputusan investasi.

  • 0% Trading Fee: Nikmati biaya transaksi yang sangat kompetitif, termasuk promo biaya trading 0% bagi semua pengguna.

  • Tanpa minimum deposit dan top up via Bank Lokal: Investasi langsung di saham Indonesia (seperti BBCA, BBRI, BREN, GOTO) tanpa minimum deposit dengan kemudahan top-up saldo melalui RDN (Rekening Dana Nasabah) BCA dan Bank Jago.

  • Pluang bekerja sama dengan PT Pluang Maju Sekuritas sebagai Perusahaan Efek dan difasilitasi oleh PT Sarana Santosa Sejati sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Level II, berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

  • Fitur Tercanggih: USD yield 3.38% p.a, signal & screeners, Pro Mode, Web Trading, yang mengintegrasikan seluruh fitur TradingView secara gratis, tersedia 25x Leverage pada Crypto Futures dan 4x Leverage untuk Saham Amerika yang dapat ditradingkan 24 jam, trading dengan Aura AI untuk membantu analisis fundamental, teknikal dan identifikasi sinyal pasar secara real-time, dan auto invest features.

Catatan Risiko

Meski berada dalam pengawasan regulator, produk saham Indonesia tetap memiliki risiko dimana harga saham dapat berfluktuasi, sehingga pengguna harus mencocokan kembali saham yang dibeli dengan profil risiko yang dimiliki.


Pertanyaan Umum (FAQ) Seputar Saham

Apa itu saham secara singkat? Saham adalah bukti kepemilikan atas perusahaan yang diperdagangkan di bursa efek. Pemegang saham berhak atas dividen dan keuntungan dari kenaikan harga saham (capital gain).

Apa perbedaan saham dan obligasi? Saham merepresentasikan kepemilikan dalam perusahaan, sementara obligasi adalah instrumen utang. Pemegang obligasi adalah kreditur perusahaan dan berhak atas bunga tetap, tanpa hak suara di RUPS.

Beli saham dimana yang aman dan terdaftar OJK? Anda bisa membeli saham melalui perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK dan BEI. Pluang adalah salah satu platform yang diawasi OJK dan Bappebti dengan lebih dari 13 juta pengguna aktif. 

Berapa modal minimal untuk beli saham? Tidak ada ketentuan modal minimum yang baku. Namun karena 1 lot = 100 lembar, modal minimal bergantung pada harga per lembar saham yang Anda pilih. Saham dengan harga Rp100/lembar bisa dibeli dengan modal Rp10.000 per lot.

Apa itu free float saham dan mengapa penting? Free float saham adalah persentase saham yang bebas beredar di publik. Semakin tinggi free float, semakin likuid saham tersebut — lebih mudah dibeli dan dijual tanpa menggerakkan harga terlalu jauh.

Apakah investasi saham aman? Investasi saham di perusahaan sekuritas yang terdaftar OJK dan BEI aman secara regulasi. Namun nilai investasi bisa naik maupun turun sesuai kondisi pasar. Selalu investasi sesuai profil risiko Anda.

Apa bedanya capital gain dan dividen? Capital gain adalah keuntungan dari kenaikan harga saham saat dijual. Dividen adalah bagian laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham secara periodik. Keduanya adalah sumber return dari investasi saham.

Apa itu emiten saham? Emiten adalah perusahaan yang telah menerbitkan efek (seperti saham) kepada publik dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Setiap saham yang Anda beli di bursa diterbitkan oleh emiten.


Kesimpulan: Mulai Investasi Saham dengan Bijak

Saham adalah instrumen investasi yang terbukti menghasilkan return jangka panjang di atas inflasi jika dipilih dan dikelola dengan tepat. Memahami definisi saham secara menyeluruh — mulai dari cara kerja, jenis saham, konsep dividen, capital gain, emiten, hingga free float — adalah fondasi yang harus dimiliki setiap investor sebelum terjun ke pasar modal.

Mulai perjalanan investasi saham Anda di Pluang sekarang — platform investasi multi-aset dengan lebih dari 13 juta pengguna, terdaftar dan diawasi OJK dan Bappebti, dengan akses ke 2.000+ produk investasi dalam satu aplikasi.


Investasi mengandung risiko. Pastikan produk yang Anda pilih sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda. Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1