









Kinerja Keuangan Salesforce Inc (CRM) Mengesankan
Salesforce Inc (CRM) adalah pelopor penyedia layanan solusi komputasi awan dengan fokus pada manajemen hubungan pelanggan atau CRM.
Pada kuartal 4 tahun 2023, Salesforce Inc (CRM) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10% jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar US$9,3 miliar atau lebih tinggi 0,7% dibandingkan dengan ekspektasi analis. Sedangkan untuk sisi bottom-line, NVDA berhasil memiliki EPS sebesar US$2,29 atau lebih tinggi 1,1% dibandingkan dengan ekspektasi analis yang berada di level US$2,27.
Keluarnya laporan keuangan 4Q23, membuat kinerja pendapatan perusahaan secara tahunan berhasil tumbuh 11% YoY menjadi US$34,9 miliar. Pada tahun ini, pendapatan di topang oleh segmen subscription and support yang memiliki proporsi sebesar 93,0% (sebesar US$29,0 miliar. Sedangkan segmen professional service and others memiliki proporsi sebesar 7% dari total pendapatan CRM secara tahunan atau sebesar US$2,3 miliar.
Selanjutnya dari sisi profit, laba kotor CRM menunjukan pertumbuhan positif yang ditunjukan oleh pertumbuhan gross margin dari 73,3% di tahun 2022 menjadi 79,5% di tahun 2023. Sedangkan dari sisi bottom line, perusahaan berhasil mencetak laba bersih sebesar US$5,2 miliar atau dengan net margin sebesar 16,7%. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, NVIDIA Corp (NVDA) hanya mampu mencetak net margin sebesar 17,6%. Dari laba per saham (EPS) tahunan di tahun 2023, perusahaan tercatat berada di level US$5,2 lebih tinggi dibandingkan tahun 2022, yani sebesar US$4,8.
Proyeksi Masa Depan
Secara long-run, CRM diproyeksikan akan memiliki pendapatan senilai US$48,2 miliar pada 2026 atau dengan pertumbuhan sebesar 11,4% CAGR dari 2022 sampai 2026.
Pertumbuhan pendapatan yang positif kedepannya tidak luput dari aksi CRM untuk menciptakan inovasi-inovasi baru di jagat perangkat lunak. Sebagai buktinya, CRM menganggarkan dana research and development senilai US$4,9 miliar pada 2023 dan diproyeksikan akan terus bertambah hingga US$5,6 miliar di tahun 2026.
Kedepannya, segmen subscription and support masih akan menjadi penopang pendapatan perusahaan seiring dengan kontrak kerjasama jangka panjangnya dengan e-commerce di berbagai belahan dunia, salah satunya adalah Tokopedia.


