
WEMIX, platform game blockchain asal Korea Selatan, menyelidiki potensi pelanggaran keamanan terkait kepemilikan kontrak stablecoin WEMIX$ yang didukung USDC. Ini terjadi beberapa bulan setelah peretasan besar pada Februari 2025 yang menguras token WEMIX senilai $6,1 juta akibat kunci otentikasi yang bocor. Penyelidikan saat ini bisa menunjukkan kerentanan baru jika kepemilikan kontrak benar-benar terganggu. WEMIX sebenarnya sudah berencana menghentikan penggunaan WEMIX$ dan beralih ke USDC.e, namun insiden ini menimbulkan kekhawatiran baru soal keamanan platform yang baru saja mendapatkan momentum dengan listing dan integrasi baru.