
Pada Q3 2026, CrowdStrike mencatat pertumbuhan pendapatan signifikan melalui langganan perangkat lunak fleksibel dan layanan yang berkembang seperti intelijen ancaman berbasis AI. Microsoft mengalami lonjakan saham 16% setelah laporan laba kuat yang didorong oleh pertumbuhan Azure dan Microsoft 365. Perusahaan teknologi lain seperti Credo dan Vertiv juga menunjukkan inovasi dan keunggulan kompetitif di bidangnya. Perkembangan ini menandai momentum kuat di saham teknologi, dengan langkah investasi baru termasuk posisi di Micron dan Sandisk, sementara Oracle dikeluarkan dari portofolio.
CrowdStrike diperdagangkan pada harga USD 229,09 dengan kenaikan 0,76% di Pluang per 21 Oktober 2026 pukul 15.21 WIB. Microsoft berada di harga USD 527,95, turun 0,74% pada hari yang sama. Micron dan SanDisk menunjukkan minat beli kuat dengan aktivitas order beli di Pluang masing-masing 70% dan 60%, menandakan keterlibatan investor yang aktif.