
TaskUs melaporkan kenaikan pendapatan 5% menjadi $309 juta di Q2, didorong ekspansi 26% di segmen AI. Namun, biaya tenaga kerja yang meningkat dan pergeseran operasi di AS menekan margin EBITDA yang disesuaikan menjadi 18,7%. Meskipun pertumbuhan AI menjanjikan, profitabilitasnya masih tertinggal dari bisnis lama, sehingga stabilisasi margin dan perluasan basis pelanggan AI penting untuk keuntungan masa depan. Investor memantau target Q3 yaitu pendapatan di atas $300 juta, margin EBITDA 18,7%, dan pertumbuhan 15% di luar klien terbesar untuk menguatkan prospek pertumbuhan.
Saham TaskUs naik 5,26% menjadi USD 8,40 di Pluang per 25 September 2026 pukul 17.51 WIB, menunjukkan minat investor yang kuat meski margin laba mengalami tekanan. Saham ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar USD 730,29 juta dan nilai perusahaan sebesar USD 1,10 miliar, menandakan skala besar di sektor teknologi. Data Pluang mencatat aktivitas order beli 100%, menandakan kepercayaan terhadap potensi pertumbuhan berbasis AI perusahaan di tengah perubahan operasional yang sedang berlangsung.