
Starbucks mengumumkan kembalinya Pumpkin Spice Latte dan menu musim gugur baru, termasuk minuman rasa labu dan makanan tinggi protein. Perusahaan juga berencana memotong 300 pekerjaan di AS dan menutup beberapa kantor regional sebagai bagian dari upaya penghematan biaya dalam strategi perbaikan yang sedang berjalan. CEO Brian Niccol menaikkan proyeksi penjualan dan laba tahunan, dengan pertumbuhan penjualan toko global sekitar 6%. Meski memindahkan 2.000 pekerjaan ke Nashville, Starbucks tetap fokus meningkatkan pengalaman pelanggan dan menstabilkan pangsa pasar, terutama di kalangan konsumen muda.