Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

ETF Invesco S&P 500 Quality tetap direkomendasikan beli meski kinerja tertinggal.

Ulasan Analis
06 Okt 2026
Seeking Alpha
Lihat Sumber
Netral
ETF Invesco S&P 500 Quality tetap direkomendasikan beli meski kinerja tertinggal.

ETF Invesco S&P 500 Quality (SPHQ) tetap mendapat rekomendasi beli meski kinerjanya tertinggal dibanding ETF serupa seperti JPMorgan U.S. Quality Factor dan iShares MSCI USA Quality Factor. SPHQ sangat berat di saham teknologi dengan batas 40%, menghasilkan ROE tinggi 41,57%, tertinggi di antara ETF large-cap AS yang dipantau. Namun, profitabilitas tinggi ini mungkin sulit dipertahankan. JPMorgan U.S. Quality Factor (JQUA) menawarkan diversifikasi lebih baik, selisih ROE lebih kecil, pertumbuhan laba serupa, dan harga yang 18% lebih murah berdasarkan rasio P/E, yang bisa mengungguli jika tekanan margin meningkat. Investor disarankan memperhatikan faktor-faktor ini saat memilih ETF fokus kualitas.

Cerita tentang ETF SPHQ dan rekan faktor kualitasnya, berikut gambaran pasar di Pluang per 7 Oktober 2026 pukul 04.12 WIB: Dari 150 saham AS yang diperdagangkan di Pluang, 95 naik dan 53 turun hari ini. Saham yang menonjol antara lain BlackBerry Limited (BB) di harga USD 9,64 naik 6,17% dengan aktivitas order Pluang 40% Jual / 60% Beli, AMC Entertainment Holdings (AMC) di harga USD 2,96 naik 6,09% namun dengan 100% order Jual, dan Marvell Technology Inc (MRVL) di harga USD 287,39 naik 5,95% dengan aktivitas 62% Jual / 38% Beli. Data breadth ini memberikan gambaran dinamika pasar di platform.

Berita Lainnya

Constellation Brands lampaui estimasi laba dan pendapatan dengan penjualan bir dan minuman keras yang kuat.

Constellation Brands lampaui estimasi laba dan pendapatan dengan penjualan bir dan minuman keras yang kuat.

Constellation Brands melaporkan laba per saham sebesar $3,74, melampaui estimasi analis sebesar $3,55, dan pendapatan sebesar $2,63 miliar, melebihi perkiraan $2,54 miliar. Penjualan bir naik 5% dan penjualan anggur serta minuman keras naik 17%, mend...

Fundamental Perusahaan
Bullish
3 jam lalu
Tilray Brands akan umumkan hasil Q1 2027 dengan pertumbuhan pendapatan dan kerugian berlanjut

Tilray Brands akan umumkan hasil Q1 2027 dengan pertumbuhan pendapatan dan kerugian berlanjut

Tilray Brands akan merilis laporan keuangan Q1 2027 pada 8 Oktober, dengan analis memperkirakan kerugian $0,16-$0,19 per saham dan pendapatan sekitar $265-$268 juta, naik sekitar 26% dari tahun lalu. Investor akan memantau penjualan ganja dan minuman...

Fundamental Perusahaan
Netral
3 jam lalu
Lima saham melonjak 21%-53% karena kabar akuisisi, blockchain, AI, dan pembiayaan federal.

Lima saham melonjak 21%-53% karena kabar akuisisi, blockchain, AI, dan pembiayaan federal.

Pada 6 Oktober 2026, lima saham utama naik antara 20,9% hingga 52,7% didorong oleh berbagai perkembangan positif. Apimeds Pharmaceuticals naik 52,7% setelah anak perusahaannya menandatangani kontrak blockchain, sementara Option Care Health naik 32,7%...

Berita Pasar
Bullish
3 jam lalu
Lima saham turun tajam 6 Okt, dipimpin ArriVent BioPharma setelah kegagalan uji obat kanker paru.

Lima saham turun tajam 6 Okt, dipimpin ArriVent BioPharma setelah kegagalan uji obat kanker paru.

Pada 6 Oktober, lima saham mencatat penurunan signifikan antara 17,5% hingga 50,1%. Saham ArriVent BioPharma jatuh 46,9% setelah pengobatan kanker paru gagal mencapai tujuan utama uji klinis fase 3. Armada Acquisition Corp. II turun 50,1% menjelang p...

Berita Pasar
Bearish
3 jam lalu
Evercore naikkan target harga Marvell jadi $433 karena prospek kuat AI dan pusat data.

Evercore naikkan target harga Marvell jadi $433 karena prospek kuat AI dan pusat data.

Evercore ISI menaikkan target harga Marvell Technology dari $275 menjadi $433 dengan rekomendasi Outperform. Proyeksi pendapatan Marvell optimis, menargetkan $20 miliar pada 2028 dan $70-$90 miliar pada 2031, didorong oleh permintaan infrastruktur AI...

Ulasan Analis
Bullish
4 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1