Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Jefferies beri rekom Buy untuk Spectrum Brands dengan potensi kenaikan 26% karena perbaikan laba dan operasional.

Ulasan Analis
15 Okt 2026
Proactive Investors
Lihat Sumber
Bullish
Jefferies beri rekom Buy untuk Spectrum Brands dengan potensi kenaikan 26% karena perbaikan laba dan operasional.

Jefferies melanjutkan rekomendasi Buy untuk Spectrum Brands dengan target harga $97, menunjukkan potensi kenaikan 26% dari harga saat ini. Broker menilai investor terlalu fokus pada tekanan biaya dan lemahnya permintaan konsumen jangka pendek, sehingga mengabaikan potensi laba yang membaik berkat perbaikan operasional dan pemulihan kategori produk. Jefferies memproyeksikan pertumbuhan penjualan organik meningkat dari 0,7% di tahun fiskal 2027 menjadi 2,4% di 2028, didukung oleh kondisi yang membaik di segmen Global Pet Care dan Home & Garden. Perusahaan juga memperkirakan EBITDA yang disesuaikan akan naik, menandakan profitabilitas yang lebih kuat, dengan valuasi saham pada kelipatan EV/EBITDA sekitar 7,5 kali dan rentang harga antara $67 hingga $112 tergantung kondisi pasar.

Potensi kenaikan 26% Spectrum Brands menjadi sorotan di tengah aktivitas sektor Consumer Staples di Pluang hari ini. Bagi pembaca yang mengikuti sektor Consumer Staples, berikut gambaran pasar di Pluang per 16 Oktober 2026 pukul 00.11 WIB: dari 62 saham AS yang diperdagangkan, 53 naik dan 9 turun. Saham yang menonjol antara lain ELF di USD 113,56 (+5,02%), CPB di USD 20,04 (+4,92%) dengan aktivitas beli 100%, dan EL di USD 105,97 (+4,31%) dengan aktivitas jual 100%.

Berita Lainnya

Insider Kohl's jual 18.352 saham di tengah pandangan pasar yang beragam.

Insider Kohl's jual 18.352 saham di tengah pandangan pasar yang beragam.

Jennifer J. Kent, Chief Legal and Corporate Affairs Officer Kohl's, menjual 18.352 saham senilai $403.744 pada 15 Oktober 2026, mengurangi kepemilikannya menjadi 211.512 saham. Pendapat pasar tentang saham Kohl's terbagi; beberapa analis memperkiraka...

Berita Pasar
Netral
58 menit lalu
ManpowerGroup catat hasil Q3 campuran dan umumkan CEO baru untuk 2027

ManpowerGroup catat hasil Q3 campuran dan umumkan CEO baru untuk 2027

ManpowerGroup melaporkan pendapatan Q3 2026 sebesar $4,84 miliar, sedikit di bawah perkiraan, dengan laba per saham disesuaikan sebesar $1,01 sesuai ekspektasi. Pendapatan tumbuh 4% dibanding tahun sebelumnya, didorong oleh bisnis Manpower AS yang ku...

Fundamental Perusahaan
Netral
1 jam lalu
Eksplorasi tembaga di BC gunakan survei listrik untuk target bor di tengah harga tembaga melonjak.

Eksplorasi tembaga di BC gunakan survei listrik untuk target bor di tengah harga tembaga melonjak.

Eksplorasi tembaga di British Columbia semakin mengandalkan survei geofisika induced polarization (IP) yang mengukur kemampuan batuan menahan muatan listrik untuk mengidentifikasi mineral sulfida terkait deposit tembaga. GoldHaven Resources melaporka...

Berita Pasar
Bullish
1 jam lalu
S&P 500 naik 30,6% dalam 20 bulan pertama masa jabatan kedua Trump, mendekati kenaikan masa jabatan pertama.

S&P 500 naik 30,6% dalam 20 bulan pertama masa jabatan kedua Trump, mendekati kenaikan masa jabatan pertama.

Indeks S&P 500 naik 30,6% selama 20 bulan pertama masa jabatan kedua Presiden Donald Trump, sedikit melampaui kenaikan 28,5% pada periode yang sama di masa jabatan pertamanya. Perbandingan ini penting bagi investor karena memberikan wawasan tentang t...

Berita Pasar
Netral
1 jam lalu
Saham FMC anjlok 35% setelah pangkas proyeksi pendapatan dan EBITDA Q3 karena permintaan lemah dan inventaris tinggi.

Saham FMC anjlok 35% setelah pangkas proyeksi pendapatan dan EBITDA Q3 karena permintaan lemah dan inventaris tinggi.

FMC memangkas tajam proyeksi pendapatan Q3 2026 menjadi $65-$125 juta dari $840-$900 juta dan kini memperkirakan kerugian EBITDA sebesar $510-$565 juta, turun dari perkiraan laba sebelumnya. Perusahaan menyebut permintaan yang lemah dan kelebihan inv...

Fundamental Perusahaan
Bearish
1 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1