Home/Umpan Berita/Southwest Airlines dipertahankan beli meski biaya bahan bakar naik, proyeksi laba besar hingga 2028. Southwest Airlines mempertahankan rekomendasi beli berkat transformasi komersial yang sukses dan permintaan kuat, meski biaya bahan bakar yang tinggi membatasi kenaikan jangka pendek. Inisiatif seperti tempat duduk berpenugasan, ruang kaki ekstra, dan biaya bagasi diperkirakan menghasilkan EBIT lebih dari $2 miliar pada 2026, dengan EBITDA naik dari $2,1 miliar pada 2025 menjadi $5,0 miliar pada 2028. Meski arus kas bebas terbatas oleh belanja modal dan biaya transformasi yang tinggi, posisi neraca yang membaik dan utang yang berkurang menempatkan Southwest siap memberikan pengembalian kepada pemegang saham saat volatilitas harga minyak mereda.
Per 20 September 2026 pukul 16.21 WIB, saham Southwest Airlines (LUV) diperdagangkan di harga USD 40,98 di Pluang, naik 1,59% dalam sehari. Saham ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $20,05 miliar dan nilai perusahaan $23,15 miliar, menunjukkan minat investor yang stabil. Yield dividen sebesar 1,76% menjadi angka paling menonjol di tengah transformasi perusahaan yang sedang berjalan.