
Segmen bijih besi Vale menghadapi harga sekitar $95 per ton dan biaya yang meningkat, membatasi pertumbuhan laba. Namun, divisi Logam Dasar, terutama tembaga, kini menjadi penggerak utama pendapatan, meningkatkan profitabilitas perusahaan secara keseluruhan. Perubahan ini bisa mendukung valuasi lebih tinggi untuk Vale, meski perusahaan masih fokus pada logam ferrous. Dengan rasio EV/EBITDA sekitar 4,8 kali, Vale terlihat cukup wajar, bukan murah, dan butuh prospek pertumbuhan lebih kuat agar lebih menarik bagi investor.
Saham Vale diperdagangkan pada harga USD 14,51 di Pluang per 18 September 2026 pukul 09.01 WIB, naik 2,69% dalam satu hari. Kapitalisasi pasar mencapai $60,37 miliar dengan hasil dividen 8,43%. Volume perdagangan lebih dari 45 juta saham menunjukkan minat investor yang stabil meski kinerja segmen beragam.