
Saham sel bahan bakar seperti FuelCell Energy, Plug Power, dan Bloom Energy turun 4-8% akibat kenaikan tajam imbal hasil Treasury AS 10-tahun ke 5,11%, tertinggi sejak 2007. Imbal hasil yang lebih tinggi menaikkan biaya pinjaman, menyulitkan pembiayaan proyek energi bersih yang butuh investasi besar di awal. Meski memiliki backlog dan prospek pertumbuhan kuat, perusahaan menghadapi tekanan pada ekonomi proyek dan valuasi. Investor disarankan memantau imbal hasil Treasury dan kondisi keuangan perusahaan karena pembiayaan masih menantang.
Per 24 September 2026 pukul 22.31 WIB, FuelCell Energy (FCEL) diperdagangkan di harga USD 15,94 di Pluang dengan penurunan harian sebesar 7,22%, menunjukkan tekanan jual yang cukup besar. Plug Power (PLUG) juga turun 4,17% dengan harga USD 1,96, sementara Bloom Energy (BE) turun 6,85% ke USD 256,35. Dari ketiganya, FuelCell Energy mencatat penurunan harian terbesar di Pluang, sejalan dengan pelemahan sektor yang disebutkan dalam berita.