
CEO Ryanair Michael O'Leary memperingatkan harga tiket pesawat dari Desember hingga Maret bisa naik signifikan jika harga minyak tetap tinggi, karena biaya bahan bakar jet yang mahal membebani industri penerbangan. Harga tiket diperkirakan sedikit turun pada kuartal kedua (Juli-September), namun prospek musim dingin masih tidak pasti tergantung tren harga minyak. Harga minyak yang naik, saat ini di atas $100 per barel akibat ketegangan di Timur Tengah, bisa memaksa maskapai menaikkan tarif untuk menutupi biaya bahan bakar. Ryanair berharap bisa menghindari kenaikan besar, tapi siap jika biaya bahan bakar tidak turun.