
CEO Vistra, James Burke, membeli 2.000 saham setelah harga saham perusahaan turun tajam sebesar 29%. Pembelian ini menunjukkan keyakinan terhadap prospek perusahaan meski mengalami kerugian baru-baru ini. Investor bisa melihat langkah ini sebagai sinyal positif bahwa saham berpotensi bangkit. Pembelian ini menegaskan komitmen manajemen pada perusahaan di masa sulit.