
Pada 2026, ETF Vanguard Growth (VUG) berkinerja lebih rendah sekitar 5 poin persentase dibanding VOOG yang sedikit lebih mahal, meski VUG memiliki biaya lebih rendah 0,03% dibanding VOOG 0,07%. Perbedaan kinerja ini disebabkan oleh bobot berbeda dalam indeks yang mendasari, bukan biaya. Indeks VOOG lebih menonjolkan raksasa semikonduktor seperti Nvidia dan Broadcom yang berkinerja lebih baik dibanding Apple, yang bobotnya lebih besar di VUG. Perbedaan metodologi indeks ini menjelaskan selisih hasil, namun dalam lima tahun kinerjanya lebih dekat, menunjukkan keunggulan saat ini bersifat spesifik pada tren pasar terbaru, terutama saham terkait AI.