
Block & Leviton menyelidiki Stryker Corporation karena diduga menyesatkan investor terkait masalah manufaktur di bisnis vaskular perifer. Awalnya, CEO Stryker menyatakan masalah sudah diatasi dan akan selesai pada kuartal ketiga 2026, namun CFO kemudian mengungkap masalah masih belum selesai dan berlanjut ke kuartal keempat, menyebabkan saham turun 8%. Penyelidikan fokus pada apakah Stryker memberikan informasi yang salah kepada investor. Investor yang terdampak dianjurkan menghubungi firma hukum untuk kemungkinan pemulihan kerugian.