
GoDaddy melaporkan hasil keuangan Q4 2025 yang mengecewakan, disebabkan oleh strategi harga promosi pada domain .com yang menurunkan pemesanan awal dan pendapatan jangka pendek. Perusahaan juga memperkirakan pertumbuhan pendapatan yang moderat di 2026 akibat strategi harga ini. Setelah pengumuman, harga saham GoDaddy turun lebih dari 14%, memicu firma hukum untuk menyelidiki potensi pelanggaran dan mendorong investor terdampak mencari nasihat hukum. Perkembangan ini menunjukkan kekhawatiran investor terhadap prospek pendapatan GoDaddy dan risiko hukum di masa depan.