
Saham Norwegian Cruise Line turun 16% dalam sebulan, sejalan dengan Royal Caribbean dan Carnival, karena kenaikan biaya bahan bakar yang memengaruhi seluruh sektor, bukan masalah perusahaan. Harga minyak mentah naik di atas $86 per barel, menekan margin operator kapal pesiar sekaligus menguntungkan saham energi. Penurunan ini disebabkan oleh tekanan biaya eksternal, bukan turunnya permintaan konsumen yang tetap stabil. Investor disarankan memantau tren harga minyak, karena penurunan dapat mengurangi tekanan margin dan membalikkan penurunan saham.