
Saham perusahaan taksi udara listrik utama seperti Archer Aviation, EHang Holdings, dan Joby Aviation turun antara 4% hingga 7% meski ada kabar positif seperti akuisisi bisnis Boeing yang menguntungkan oleh Archer dan kemajuan Joby dalam sertifikasi FAA. Penurunan ini mencerminkan pergeseran investor yang lebih memilih perusahaan dengan arus kas langsung, seperti produsen energi, di tengah harga minyak yang tinggi. Tren ini menunjukkan sentimen pasar saat ini mengabaikan potensi pendapatan masa depan di sektor taksi udara, sehingga menekan saham meski ada pencapaian bisnis konkret. Investor disarankan berhati-hati dan menunggu tanda-tanda pendapatan sebelum menambah eksposur di sektor ini.