
Studi IDC yang didukung Commvault mengungkap 90% pemimpin TI melihat perlunya peningkatan manajemen identitas untuk mengatasi risiko terkait AI, terutama dari identitas non-manusia dengan akses data terus-menerus. Pertumbuhan pesat agen AI melampaui ketahanan identitas saat ini, dengan hampir 59% menyatakan perlu perubahan besar dalam manajemen identitas. Studi ini menyoroti celah kesiapan siber dan pemulihan, mendorong adopsi Resilience Operations (ResOps) untuk menyatukan tim dalam merespons gangguan. IDC juga meluncurkan alat Penilaian Kesiapan Siber untuk membantu perusahaan mengevaluasi dan meningkatkan ketahanan siber terhadap ancaman berbasis AI.