
Penjualan rumah yang sudah ada di AS turun menjadi 3,98 juta unit per tahun pada Agustus, terendah dalam setahun dan pertama kali di bawah 4 juta selama siklus ini, akibat kenaikan suku bunga hipotek yang dipicu oleh kenaikan suku bunga The Fed. Imbal hasil Treasury 10 tahun mencapai sekitar 5%, mendorong suku bunga hipotek mendekati 7%, membuat pembelian atau pindah rumah menjadi mahal meski harga rumah mencapai rekor tertinggi. Pengembang seperti D.R. Horton dan KB Home melaporkan pembatalan meningkat dan pengiriman menurun, menandakan permintaan melemah dan daya beli yang ketat. Fokus The Fed pada penurunan inflasi ke 2% berisiko membekukan pasar perumahan, dengan indikator utama yang harus diperhatikan termasuk imbal hasil Treasury, tingkat pembatalan pengembang, dan margin keuntungan kuartal mendatang.
Saham D.R. Horton, salah satu pengembang rumah besar yang disebutkan dalam berita, diperdagangkan pada harga USD 146,09 dengan kenaikan harian sebesar 4,91% di Pluang. Kapitalisasi pasar saham ini mencapai $40,31 miliar, menunjukkan minat investor yang masih ada meskipun pasar perumahan sedang menghadapi tantangan. Data ini berlaku per 24 September 2026 pukul 05.11 WIB.