
Saham AGCO turun pada 30 Juli 2026 setelah perusahaan melaporkan pendapatan dan laba kuartal kedua yang di bawah ekspektasi analis. Sebelumnya, AGCO mencatat margin operasi yang disesuaikan pada kuartal pertama yang lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya menjadi $0,94, dengan margin operasi GAAP sebesar 3,4%. Hasil kuartal kedua yang mengecewakan menyebabkan penurunan harga saham dan memicu penyelidikan oleh Levi & Korsinsky, LLP terkait dugaan pelanggaran hukum sekuritas atas laporan profitabilitas perusahaan. Investor yang mengalami kerugian dari pembelian saham AGCO dianjurkan untuk mengajukan informasi mereka untuk peninjauan gratis selama penyelidikan berlangsung.