Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Saham AAR Corp turun 26,6%, direkomendasikan beli kuat dengan potensi naik 50%

Ulasan Analis
22 Sep 2026
Seeking Alpha
Lihat Sumber
Bullish
Saham AAR Corp turun 26,6%, direkomendasikan beli kuat dengan potensi naik 50%

Saham AAR Corporation turun 26,6% dari puncak Agustus, sehingga mendapat rekomendasi beli kuat dengan target harga $167, menunjukkan potensi kenaikan sekitar 50%. Penurunan ini dianggap sebagai penyesuaian valuasi yang sehat, bukan tanda fundamental melemah, didukung oleh panduan fiskal 2027 yang kuat. Transformasi perusahaan menjadi platform aftermarket yang terdiversifikasi, peningkatan margin, dan pertumbuhan perangkat lunak bernilai tinggi mendukung prospek positif. Valuasi menggunakan EV/EBITDA menunjukkan potensi naik 37% ke $155 per saham, memperkuat tesis investasi bullish.

Saham AAR Corporation menjadi topik, dengan data sektor Industrials dari Pluang sebagai konteks pasar. Bagi pembaca yang mengikuti sektor Industrials, berikut gambaran pasar di Pluang per 22 September 2026 pukul 20.31 WIB: dari 92 saham US sektor Industrials yang diperdagangkan, 58 naik dan 34 turun. Pergerakan signifikan antara lain Ingersoll Rand di USD 73,61 (+1,80%), Southwest Airlines Co di USD 42,50 (+1,75%) dengan waktu tahan rata-rata di Pluang 64 hari dan aktivitas order 100% Jual, serta Byrna Technologies Inc di USD 3,58 (+1,70%) dengan waktu tahan rata-rata 16 hari dan aktivitas order 97% Beli. Angka paling mencolok adalah aktivitas order jual 100% pada Southwest Airlines Co di Pluang.

Berita Lainnya

THOR Industries gagal capai estimasi EPS Q4 tapi lampaui ekspektasi pendapatan di tengah tantangan pasar RV

THOR Industries gagal capai estimasi EPS Q4 tapi lampaui ekspektasi pendapatan di tengah tantangan pasar RV

THOR Industries melaporkan laba kuartal keempat dengan EPS $0,78, di bawah estimasi analis dan turun 66,9% dari tahun lalu. Meski begitu, pendapatan mencapai $2,31 miliar, melebihi ekspektasi, walau turun 8,4% dari tahun sebelumnya akibat permintaan ...

Fundamental Perusahaan
Bearish
1 jam lalu
Laba Cracker Barrel diperkirakan turun tajam di Q3 2026, dengan EPS diperkirakan $0,17 dan pendapatan menurun.

Laba Cracker Barrel diperkirakan turun tajam di Q3 2026, dengan EPS diperkirakan $0,17 dan pendapatan menurun.

Cracker Barrel Old Country Store akan merilis laporan keuangan Q3 2026 pada 23 September, dengan analis memprediksi penurunan signifikan. Laba per saham diperkirakan turun menjadi $0,17 dari $0,74 tahun lalu, dan pendapatan diperkirakan sekitar $834,...

Fundamental Perusahaan
Bearish
1 jam lalu
Abivax dapat lampu hijau FDA untuk Obefazimod, didukung kas kuat dan prospek analis positif.

Abivax dapat lampu hijau FDA untuk Obefazimod, didukung kas kuat dan prospek analis positif.

Abivax menerima umpan balik positif pra-NDA dari FDA AS untuk obat Obefazimod, menandai langkah penting dalam pengembangan. Meski target harga baru-baru ini diturunkan oleh Wedbush menjadi $118, analis tetap memberikan rekomendasi "Moderate Buy" deng...

Berita Pasar
Bullish
2 jam lalu
Saham Netflix diturunkan peringkat oleh HSBC dan Wells Fargo karena penurunan keterlibatan penonton.

Saham Netflix diturunkan peringkat oleh HSBC dan Wells Fargo karena penurunan keterlibatan penonton.

HSBC dan Wells Fargo menurunkan peringkat saham Netflix karena penurunan keterlibatan pelanggan dan waktu tonton yang turun 8%. Meskipun saham naik 2,19% baru-baru ini, harga saham Netflix turun lebih dari 40% dalam setahun terakhir akibat persaingan...

Berita Pasar
Bearish
2 jam lalu
Direktur FormFactor jual 2.100 saham, tanda ada pergerakan saham dari orang dalam

Direktur FormFactor jual 2.100 saham, tanda ada pergerakan saham dari orang dalam

Seorang direktur di FormFactor menjual 2.100 saham, menandakan transaksi orang dalam yang penting. Penjualan seperti ini bisa mencerminkan keputusan keuangan pribadi atau penyesuaian portofolio strategis oleh orang dalam perusahaan. Investor biasanya...

Berita Pasar
Bearish
2 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1