
Indeks KOSPI Korea Selatan turun tajam sekitar 7,25% pada Senin pagi, memutus tren positif tahun ini. Penurunan ini terkait dengan penurunan 15% sejak Selasa lalu, dipengaruhi oleh perusahaan chip memori besar seperti Samsung dan SK Hynix. Penurunan dipicu oleh perkiraan pendapatan AI semikonduktor Broadcom yang lemah dan diperparah oleh ketegangan geopolitik, termasuk serangan misil antara Iran dan Israel. Futures AS menunjukkan reaksi campuran, dengan futures Nasdaq sedikit naik, namun volatilitas diperkirakan saat pasar AS buka, terutama untuk saham teknologi yang bergantung pada pasokan memori Korea seperti NVIDIA dan Apple. KOSPI mulai pulih, tapi ketidakpastian tetap tinggi.