Home/Umpan Berita/Goldman Sachs catat penerbitan utang terkait AI senilai $500 miliar di 2026, risiko pada arus kas dan spread kredit. Goldman Sachs melaporkan lebih dari $500 miliar utang terkait proyek AI telah diterbitkan sepanjang 2026, dengan perusahaan hyperscale menyumbang sekitar 40%. Meskipun perusahaan teknologi besar umumnya mampu mengelola utang lebih banyak, peningkatan belanja modal AI membuat pemantauan arus kas, biaya pinjaman, dan pengembalian investasi menjadi penting. Jika proyek AI gagal, perusahaan dengan kondisi keuangan lemah bisa menghadapi spread kredit yang melebar, berpotensi memengaruhi hasil obligasi. Meski ada risiko tersebut, obligasi investment-grade yang terdiversifikasi dengan neraca kuat dan ketergantungan rendah pada AI tetap menarik bagi investor.
Seiring meningkatnya penerbitan utang terkait AI, investor memantau obligasi korporasi dengan seksama. Di Pluang, ETF iShares iBoxx $ Investment Grade Corporate Bond (LQD) diperdagangkan pada harga USD 103,21, naik 0,06% per 26 September 2026 pukul 04.23 WIB. ETF ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar 28,01 miliar USD dan aktivitas pembelian yang konsisten, dengan 100% pesanan di Pluang berupa pembelian, menunjukkan minat investor yang stabil meski risiko terkait pendanaan proyek AI terus berkembang.