
Pasar drone militer global diperkirakan tumbuh dari $34,85 miliar pada 2026 menjadi $109,22 miliar pada 2031 dengan CAGR 25,7%. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan anggaran pertahanan, permintaan untuk intelijen, pengawasan, dan kemampuan serangan presisi, serta kemajuan teknologi AI dan otonomi. Amerika Utara memimpin pasar, sementara Timur Tengah dan Afrika menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat karena adopsi UAV taktis yang meningkat. Pertumbuhan ini mencerminkan pergeseran strategis dalam pertahanan modern menuju sistem tanpa awak yang lebih aman dan efektif.