Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Pagaya Technologies catat pertumbuhan volume 33% dan EBITDA naik 43% di kuartal II.

Fundamental Perusahaan
18 Sep 2026
Seeking Alpha
Lihat Sumber
Bullish
Pagaya Technologies catat pertumbuhan volume 33% dan EBITDA naik 43% di kuartal II.

Pagaya Technologies Ltd. mencatat hasil kuartal II 2026 terbaik dengan volume jaringan naik 33%, pendapatan naik 19%, dan EBITDA disesuaikan naik 43%. Segmen Otomotif menjadi pendorong utama dengan kontribusi lebih dari 75% pertumbuhan volume, didukung oleh kesepakatan ABS dan aliran maju besar. Platform pasar modal perusahaan juga berkembang dengan penerbitan ABS rekor dan pendanaan yang beragam, memungkinkan pertumbuhan yang dapat diskalakan sekaligus mengurangi risiko konsentrasi. Meski pertumbuhan profitabilitas kuat dan valuasi menarik, siklus kredit dan pasar modal tetap menjadi risiko utama yang perlu diperhatikan.

Kinerja kuat Pagaya Technologies pada kuartal kedua 2026 menjadi latar belakang aktivitas sektor keuangan di Pluang. Bagi pembaca yang mengikuti saham AS sektor Keuangan, berikut gambaran pasar di Pluang per 18 September 2026 pukul 19.02 WIB: dari 81 saham yang diperdagangkan, 27 naik dan 48 turun. Saham yang menonjol antara lain Deutsche Bank AG (DB) di harga USD 38,25 turun 2,05%, Robinhood Markets, Inc. (HOOD) di harga USD 111,97 naik 1,97%, dan Marathon Digital Holdings Inc (MARA) di harga USD 11,86 naik 1,89%. Waktu tahan rata-rata berkisar antara 20 hingga 79 hari dengan aktivitas beli yang kuat pada DB, HOOD, dan MARA.

Berita Lainnya

Saham Duke Energy berpotensi naik 8,26% dengan proyeksi laba kuat dan minat institusional beragam.

Saham Duke Energy berpotensi naik 8,26% dengan proyeksi laba kuat dan minat institusional beragam.

Saham Duke Energy diperkirakan naik sekitar 8,26% ke target harga $127, turun dari $133, menunjukkan kepercayaan meski harga baru-baru ini turun. Perusahaan memperkirakan kenaikan laba per saham sebesar 4,42% menjadi $1,89 dan peningkatan penjualan b...

Ulasan Analis
Bullish
26 menit lalu
Saham Xenon Pharmaceuticals turun 27,6% setelah hentikan uji klinis karena masalah keamanan.

Saham Xenon Pharmaceuticals turun 27,6% setelah hentikan uji klinis karena masalah keamanan.

Xenon Pharmaceuticals menghentikan pendaftaran pasien baru dalam uji klinis psikiatri untuk obat azetukalner setelah muncul laporan efek samping neuropsikiatri. Penundaan ini menyebabkan harga saham turun tajam 27,6%, terburuk sejak 2017. Analis Wedb...

Berita Pasar
Bearish
1 jam lalu
Innate Pharma lampaui estimasi EPS dan dapatkan kesepakatan $75 juta dengan Sobi, perkuat dana hingga 2028

Innate Pharma lampaui estimasi EPS dan dapatkan kesepakatan $75 juta dengan Sobi, perkuat dana hingga 2028

Innate Pharma melaporkan EPS -$0,24, melampaui estimasi analis -$0,29, dengan pendapatan $6,5 juta yang sedikit di atas perkiraan. Perusahaan mengamankan kemitraan strategis dengan Sobi untuk obat lacutamab, menerima pembayaran awal sebesar $75 juta....

Fundamental Perusahaan
Bullish
1 jam lalu
Paychex akan laporkan laba Q1 2027 dengan EPS $1,32 dan pendapatan $1,63 miliar pada 23 Sept

Paychex akan laporkan laba Q1 2027 dengan EPS $1,32 dan pendapatan $1,63 miliar pada 23 Sept

Paychex, penyedia solusi manajemen sumber daya manusia, akan merilis laporan laba Q1 tahun fiskal 2027 pada 23 September 2026. Analis memperkirakan laba per saham (EPS) sebesar $1,32, naik dari $1,22 tahun lalu, dan pendapatan sekitar $1,63 miliar, l...

Fundamental Perusahaan
Bullish
2 jam lalu
Barclays turunkan target harga Lennar jadi $70 akibat laba Q3 melemah dan tantangan pasar properti

Barclays turunkan target harga Lennar jadi $70 akibat laba Q3 melemah dan tantangan pasar properti

Barclays menurunkan target harga Lennar Corporation menjadi $70 setelah laba bersih Q3 turun 52% menjadi $284 juta dan pendapatan turun 8,6% menjadi $8,05 miliar. Perusahaan menghadapi tekanan dari kenaikan suku bunga KPR dan melemahnya kepercayaan k...

Ulasan Analis
Bearish
3 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1