
Raksasa teknologi seperti Amazon, Alphabet, Microsoft, dan Meta akan menghabiskan $725 miliar untuk infrastruktur AI pada 2026, naik 77% dari tahun lalu. CEO IBM Arvind Krishna memperingatkan investasi besar ini mungkin tidak didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang cukup, dengan estimasi kebutuhan pendapatan tahunan AI sebesar $1-2 triliun mungkin tidak tercapai. Ia juga memprediksi hanya beberapa perusahaan AI besar yang akan bertahan jangka panjang karena komoditisasi dan biaya perpindahan yang rendah. IBM sendiri fokus pada konsultasi dan perangkat lunak AI, bukan pengeluaran infrastruktur besar, sebagai strategi untuk hasil yang lebih berkelanjutan di tengah ledakan AI.